Ini Sejumlah Desain Rumah dan Toko Kelontong Bagi Kamu yang Ingin Bangun Ruko!

Bagi para calon usahawan ritel dapat membangun sebuah toko minimalis merupakan sebuah kebanggaan. Sekarang tinggal PR nya adalah bagaimana merancang rumah sekaligus toko kelontong yang layak untuk para konsumen/pengunjung.

Tidak mudah memang mematok standar fasilitas yang ada di supermarket/minimarket untuk diterapkan di toko kelontong rumahan. Karena memang rumah sejatinya didesain secara khusus untuk tempat tinggal, bukan untuk tempat usaha.

Jadi jika ingin menyulap rumah sekaligus tempat jualan produk ritel sudah pasti perlu perancangan khusus. Nah, kira-kira seperti apa idenya atau apa saja fasilitas yang harus disiapkan dalam mendesain rumah dan toko kelontong sebelum mulai menerima konsumen? Yuk kita bahas.


Via Pinterest


Persiapan Penting Sebelum Mulai Mendesain Rumah Sekaligus Toko Kelontong



Satu hal yang harus dipahami bahwa tidak semua desain rumah bisa disulap atau ditambah ruangan khusus toko minimalis. Ada yang memang secara layout sangat bagus untuk dibuat jadi toko kelontong namun ada juga yang tidak pas meskipun rumahnya bagus/mewah.

Jadi, hal pertama yang harus dipikirkan sebelum mulai merancang rumah sekaligus toko kelontong adalah merencanakan layout-nya secara umum.

Memang, rumah yang sekaligus untuk jualan di toko kelontong sudah banyak kita jumpai di lingkungan sekitar kita. Sayangnya, dari kebanyakan desain rumah dan toko (ruko) tidak menerapkan desain yang ideal.

Bila kamu, saudara, atau teman kamu juga mempunyai bisnis toko kelontong yang jualan di rumah saja, ada baiknya untuk berdiskusi secara langsung dengan mereka terkait kebutuhan dasar denah terbaiknya. 


Ide Desain Rumah dan Toko Kelontong


1. Desain Rumah dan Toko Kelontong 1 Lantai


Desain rumah dan toko kelontong ini yang paling umum digunakan oleh orang-orang. Kelebihan dari desain ini adalah ruang privasi antara pemilik dengan pelanggan yang lebih terjaga, tersedia ruang tamu khusus mereka yang bersilaturahmi ke pemilik rumah, dan biaya yang lebih terjangkau karena tidak perlu membuat desain rumah bertingkat.


2. Toko Kelontong dengan Desain Rumah 2 Lantai



Jika kamu memiliki budget yang lebih, kamu dapat mengaplikasikan desain yang satu ini. Desain rumah dan toko kelontong ini mirip dengan desain nomor satu, akan tetapi bedanya rumah ini dibuat bertingkat 2 lantai. Selain itu, pada bagian atap tokonya tersedia rooftop yang bisa dimanfaatkan untuk bersantai bersama keluarga atau bahkan rekan bisnis. Keren, bukan?


3. Toko Kelontong di Samping Garasi



Banyak orang yang sudah memiliki kendaraan roda empat namun tidak peduli untuk menyisakkan lahannya sebagai garasi. Nah, seperti itu jangan ditiru ya karena membuat garasi bagi setiap pemilik rumah yang memiliki mobil merupakan sebuah kewajiban.

Kamu dapat mendesain toko minimalis berdampingan dengan garasi seperti pada gambar desain di atas.

Baca juga: Ide Keramik, Desain dan Ukuran Garasi Mobil untuk Berbagai Kendaraan


4. Ruko (Rumah Toko) Dua Lantai dengan Pintu Masuk Samping


Jika kamu memiliki lahan yang berada dipojokkan jalan, mungkin desain ini cocok untukmu. Ya, rumah dan toko minimalis ini bakal rame karena lokasinya yang strategis. Kamu pun dapat membuat pintu masuk rumah dari samping, tidak harus dari depan.


5. Desain Toko Kelontong Sekaligus Rumah 2 Lantai dengan Pintu Masuk Menjorok ke Belakang



Desain rumah dan toko kelontong yang satu ini cocok untuk kamu yang memiliki area/lahan cukup luas. Dengan ruang parkir yang lebar, tidak hanya menyediakan ruang parkir pelanggan namun juga ruang parkir untuk pemilik dan tamu yang datang ke rumah. Desain rumah dua lantai sekaligus toko kelontong ini siap melayani pelanggan yang bahkan jumlahnya membludak lho.


6. Desain Ruko Tanpa Pintu Masuk Khusus Tamu



Desain ini umumnya dibangun karena memang untuk disewakan kepada orang yang ingin memiliki toko dan sekaligus sebagai tempat tinggal. Terkadang dalam satu lokasi berjejer ruko yang siap untuk disewakan. Jadi, memang secara khusus desain ini tidak memberikan pintu masuk kepada tamu, melainkan lantai satu hanya diperuntukkan untuk melayani pelanggan.

Baca juga: Pilih Sewa atau Beli Rumah? Ini Keuntungannya Masing-Masing

Model ruko ini tidak hanya diperuntukkan untuk jualan produk-produk ritel, namun biasanya juga digunakan sebagai tempat usaha jasa seperti misalnya jasa percetakan/fotocopy.


Ruangan-ruangan yang Harus ada pada Desain Rumah dan Toko Kelontong

Ketika kamu bisa membuka toko kelontong di rumah, tentunya tetangga dekat atau bahkan orang jauh tak perlu berbelanja ke minimarket untuk membeli kebutuhan sehari-hari. Sedangkan, bagi pemiliknya, akan bisa bekerja cukup di rumah dengan nyaman, tanpa tergantung dengan pekerjaan kantoran di luar.

Mungkin akan terbayang di benak kamu, konsekuensi membuka toko kelontong di rumah, pastinya membutuhkan lahan yang luas dan fasilitas yang lengkap seperti halnya minimarket. Namun, kenyataannya tidak harus seperti itu.

Jika bisa mewujudkan desain rumah sekaligus toko kelontong yang representatif saja sudah cukup. Yang terpenting adalah kenyamanan pemilik dan pelanggannya tidak terabaikan.

Nah, setidaknya ada 3 ruang yang harus ada di toko kelontong diantaranya adalah ruang kasir, ruang rak atau etalase untuk tempat produk, dan ruang parkir. Berikut ini adalah penjelasan masing-masingnya.

1. Bagian Kasir dan Alur Antrian


Ruang pertama yang perlu ada dalam desain rumah yang terhubung dengan toko kelontong adalah ruang kasir. Ruang ini difungsikan untuk pelanggan yang akan melakukan pembayaran atas barang/produk yang dibeli.

Sebaiknya, ruang kasir ini hendaknya dirancang dengan memaksimalkan efisiensi ruangan. Tujuannya supaya pelanggan yang sedang antri untuk membeli produk merasakan nyaman ketika hendak membayar.

Ruang kasir ini lokasi idealnya ada di paling depan yang sekaligus dilengkapi dengan meja kasir. 

Baca juga: 7 Merek Meja Kasir Terbaik untuk Minimarket dan Toko Ritel

2. Rak dan Etalase Jualan

Untuk kenyamanan pelanggan, kamu sebagai pemilik toko haruslah menyediakkan rak minimarket atau toko yang bahan dan ukurannya disesuaikan dengan luas ukuran tokonya. Jangan sampai memilih rak yang berukuran lebih lebar dari ukuran toko. 

Pasang rak yang tepat sehingga mempermudah konsumen dalam mencari barang yang hendak dibeli. Dan juga tentu akan memudahkan pemilik toko dalam penempatan produk dan pengontrolan stok barang.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam memilih rak toko agar store atmosphere-nya menarik bagi pelanggan adalah sebagai berikut:

  • Rak memiliki tinggi yang sesuai dengan ukuran anthropometri para pelanggannya memudahkan dalam hal penjangkauan produk yang terletak pada rak. 
  • Buatlah lebar jalur konsumen dapat dilewati oleh dua orang sekaligus, sehingga ketika konsumen saling berpas-pasan tidak saling bersenggolan.
  • Tempatkan produk yang paling laris pada urutan paling depan.

3. Ruang Parkir

Penyediaan fasilitas parkir dalam sebuah bangunan usaha merupakan suatu keharusan dan harus memperhatikan standar dan aturan yang berlaku. Tentu saja hal ini bertujuan untuk memudahkan fungsi dan menjamin keamanan serta kenyamanan bagi para pelanggannya.

Nah, untuk mendesain area parkir toko minimalis harap memperhatikan hal-hal berikut ini:

  • Batas parkir dinyatakan dengan marka jalan pembatas.
  • Untuk memastikkan keamanan kendaraan dari pencurian, gunakan kunci ganda.
  • Dalam menjalankan fungsi parkir akan bisa berjalan dengan lancar, juru parkir dapat memandu pelanggan yang hendak memarkir kendaraannya.

Itulah beberapa ide dalam mendesain rumah dan toko minimalis sekaligus. Semoga bisa bermanfaat bagi kamu yang ingin membuka usaha di rumah saja dengan membuka toko kelontong.

0 Response to "Ini Sejumlah Desain Rumah dan Toko Kelontong Bagi Kamu yang Ingin Bangun Ruko!"

Posting Komentar