Keterampilan Apa yang Harus Dimiliki Seorang Arsitek?

Arsitek dikenal sebagai salah satu pekerjaan yang berkaitan dengan menggambar desain. Padahal, ruang lingkup kerjanya lebih luas dari sebatas menggambar. Lalu keterampilan apa yang harus dimiliki seorang arsitek?

Tentu saja keterampilan yang dibutuhkan juga tidak sekedar menggambar saja. Ada banyak keterampilan lainnya yang wajib dimiliki demi mendukung pekerjaan seorang arsitek dalam dunia konstruksi dan bangunan. 



Siapa Arsitek Itu?


Arsitek adalah salah satu jenis profesi yang pekerjaannya merancang desain sebuah bangunan dalam bentuk gambar agar bisa diaplikasikan pada kehidupan nyata sesuai kebutuhan. Arsitek juga diartikan sebagai orang yang mempunyai lisensi serta profesional tinggi dalam bidang seni serta ilmu pengetahuan.

Dari penjelasan ini, dapat diketahui bahwa arsitek termasuk dalam golongan profesi yang memadukan unsur seni terkait desain dan keindahan serta unsur teknik terkait konstruksi.

Baca juga: Hubungan Tugas Drafter, Project Architect, dan Principal Architect

Bakat yang Diperlukan Seorang Arsitek


Apabila ingin menjadi arsitek, seseorang harus dibekali dengan bakat pendukung yang memang sudah ada dalam dirinya. Melihat ruang lingkup pekerjaannya secara keseluruhan, bakat yang setidaknya harus dimiliki seseorang untuk menjadi arsitek adalah:


1. Berbakat dalam Penataan Ruang



Tidak semua orang memiliki bakat penataan ruang yang baik. Seorang arsitek wajib memiliki bakat ini agar bisa menciptakan suasana ruangan yang tertata rapi dan lebih fungsional. Misalnya sengaja meletakkan area dapur bersebelahan dengan taman dengan alasan sirkulasi udara.

Sebaliknya, penataan ruangan yang tanpa alasan berarti menunjukkan seseorang tidak memiliki bakat dibidang ini. 


2. Peka dalam Merasakan Suasana Ruangan

Bakat lainnya adalah memiliki kepekaan yang tinggi dalam merasakan suasana ruangan tertentu. Bakat ini penting dimiliki agar kelak ruangan yang didesain bisa mewakili suasana yang diinginkan mayoritas orang.

Misalnya peka dalam merasakan suasana ruangan yang terlalu sempit, sehingga dibutuhkan pencahayaan yang lebih banyak agar suasana ruangannya lebih baik. 


3. Bakat Analisa yang Baik

Arsitek juga harus memiliki bakat analisa yang tajam dan detail terkait kekuatan suatu bangunan serta keteraturan tata letaknya. Analisa yang buruk bisa berdampak besar pada kualitas keamanan bangunan serta kebutuhan konstruksi yang dibutuhkan dalam pengerjaannya.


4. Berbakat Memahami Kebutuhan Psikologis Manusia

Salah satu bukti bahwa ruang lingkup arsitek itu luas adalah tuntutan adanya bakat dalam memahami psikologis manusia. Bangunan yang nantinya akan dibangun oleh seorang arsitek tentunya sangat beragam sesuai dengan kebutuhan manusia yang juga sangat beragam.

Bangunan yang nantinya dibuat wajib memperhatikan faktor psikologis ini sehingga bisa lebih nyaman bagi orang atau perusahaan yang membutuhkannya. 


5. Bakat Komunikasi

Walaupun sekilas pekerjaan ini hanya dikerjakan dalam diam di area kerja, ternyata bakat komunikasi juga sangat dibutuhkan oleh seorang arsitek. Kemampuan ini nantinya digunakan untuk menjalin komunikasi dengan pihak perusahaan dan pekerja proyek yang mengerjakan desain dari arsitek. 

Selain itu, kemampuan komunikasi juga digunakan untuk mempresentasikan gambar dan desain melalui bahasa yang mudah dipahami oleh pihak-pihak terkait. 


Keterampilan Apa yang Harus Dimiliki Seorang Arsitek?


Selain memiliki bakat alamiah yang sudah ada sejak lahir, ada beberapa keterampilan lainnya yang wajib dimiliki agar bisa menjadi arsitek handal dan profesional. Keterampilan ini biasanya juga menjadi syarat mutlak yang harus dimiliki seseorang ketika ingin melamar kerja sebagai arsitek. 


Beberapa keterampilan tersebut meliputi:


1. Menggambar Desain

Keterampilan pertama yang paling menonjol dari seorang arsitek adalah menggambar, dalam hal ini menggambar desain sebuah bangunan. Adapun jenis gambar yang bisa diciptakan tidak hanya dua dimensi saja, tapi juga 3 dimensi yang nantinya bisa diaplikasikan dalam kehidupan nyata. 

2. Keterampilan Berhitung dan Analisis

Tidak sekedar bisa menggambar, keterampilan lainnya adalah cerdas dalam berhitung dan memiliki analisis yang tajam. Agar gambar desain yang dibuat bisa diaplikasikan dalam kehidupan, maka ada perhitungan ukuran dan segala macam teori matematika yang harus diterapkan. 

Ketika arsitek tidak dibekali keterampilan berhitung matematis, desain bangunan yang dituangkan dalam gambar hanya akan menjadi gambar hiasan yang tidak bernilai fungsional.  


3. Keterampilan Berpikir Kreatif dan Imajinatif

Keterampilan lainnya adalah berpikir kreatif dan imajinatif. Semakin tinggi kreativitas dan imajinasi yang dimiliki seseorang, hasil desain bangunan yang dirancang juga akan semakin menarik. Hal ini erat kaitannya dengan nilai estetika suatu bangunan. 

Banyak arsitek-arsitek sukses disebabkan karena daya imajinasinya sangat tinggi sehingga bisa menciptakan rancangan dan ide baru sesuai dengan perkembangan zamannya.


4. Keterampilan Memecahkan Masalah

Dalam merancang sebuah bangunan di lokasi tertentu, tidak menutup kemungkinan adanya berbagai masalah terkait tata letak atau keseimbangan bangunan tersebut. Masalah ini harus segera bisa diatasi dalam waktu yang cepat dan tentunya tepat oleh seorang arsitek selaku perancang bangunan.


5. Keterampilan Mengoperasikan Aplikasi Desain

Seiring canggihnya teknologi, desain bangunan sekarang tidak hanya bisa digambarkan dalam kertas berbentuk dua dimensi saja. Lebih dari itu,  ada banyak aplikasi desain yang bisa dioperasikan untuk bisa menciptakan desain dalam bentuk dua hingga tiga dimensi yang lebih nyata.

Jadi, keterampilan mengoperasikan komputer dalam hal ini aplikasi desain arsitek wajib dimiliki untuk meningkatkan efisiensi kerja.

Syarat Masuk Jurusan Arsitek


Bagi Anda yang tertarik dengan dunia arsitek dan ingin terjun langsung dalam bidang ini, tentunya harus menempuh pendidikan yang sesuai dengan profesi arsitek. Secara umum, syarat masuk arsitek adalah memiliki bakat dan keterampilan apa yang harus dimiliki seorang arsitek. Syarat tersebut meliputi:


  • Memiliki bakat dan minat dalam bidang desain.
  • Mempunyai jiwa seni yang tinggi.
  • Memiliki kreatifitas dan daya imajinasi yang tinggi. 
  • Suka matematika dan berhitung. 
  • Tekun dan pekerja keras.
  • Memiliki ketelitian tinggi. 


Tugas dan Bidang Kerja Arsitek




Ketika melamar kerja sebagai seorang arsitek, ada banyak tugas dan tanggung jawab yang harus dilaksanakan agar tujuan proyek bangunan dalam perusahaan bisa terlaksana dengan baik. Tugas dan bidang kerja arsitek tersebut meliputi:


1. Merancang dan Merencanakan Desain Bangunan Secara Detail

Tugas pertama adalah membuat rancangan bangunan secara detail dan disesuaikan dengan kondisi lokasi pembangunannya. Dalam hal ini, rancangan juga harus sudah mempertimbangkan sistem konstruksi, material bangunan, hingga strukturnya.

Berkaitan dengan tugas perancangan, maka bidang kerja yang termasuk di dalamnya meliputi:

  • Mengatur rancangan tata letak bangunan sesuai dengan kawasannya.
  • Mengolah tata ruang dalam bangunan yang akan dibuat.
  • Membuat konsep desain interior bangunan.
  • Mengolah bentuk luar bangunan.
  • Membuat jenis dan tata letak struktur bangunan. 
  • Mengatur rancangan tata letak instalasi listrik, pipa air, dan ventilasi udara.  


2. Menggambar Desain Bangunan

Setelah rancangan disetujui oleh pihak terkait, tugas selanjutnya adalah menuangkannya dalam bentuk gambar desain. Pastikan dalam desain yang dibuat sudah dilengkapi dengan keterangan detail terkait syarat pembangunan agar bisa diaplikasikan.  

Baca juga: Mengenal Shop Drawing yang Penting untuk Bidang Konstruksi


3. Melakukan Proses Pelaksanaan Konstruksi

Tugas lainnya adalah melakukan pengadaan dari kegiatan konstruksi yang sebelumnya telah dirancang dalam bentuk desain. Tugas ini mencakup dua hal, yakni menyiapkan dokumen pengadaan konstruksi dan yang kedua adalah dokumen pelelangan. 


4. Mengawasi Pekerjaan Konstruksi Secara Berkala

Tugas terakhir adalah melakukan pengawasan terhadap pekerjaan konstruksi yang dilakukan berdasarkan desain yang telah dibuat arsitek. Pengawasan dilakukan untuk memastikan bahwa pekerjaan konstruksi yang dilakukan sudah sesuai dengan desain yang telah dibuat. 


Dengan mengetahui tugas dan syarat menjadi arsitek, maka pertanyaan terkait keterampilan apa yang harus dimiliki seorang arsitek? bisa terjawab dengan mengetahui bidang kerjanya. Ini bisa menjadi pertimbangan penting bagi Anda yang ingin terjun dalam dunia arsitek. 

0 Response to "Keterampilan Apa yang Harus Dimiliki Seorang Arsitek?"

Post a Comment