Cara Menghitung Kebutuhan Plafon, Hollow, dan Gypsum, Serta Biaya yang Dibutuhkan

Bagian langit-langit atau plafon adalah salah satu elemen penting pada sebuah bangunan. Oleh sebab itulah, jika Anda merencanakan membangun hunian atau gedung apapun, sebaiknya tahu bagaimana cara menghitung plafon untuk dapat memperkirakan besar biaya yang dibutuhkan.

Plafon memiliki peran yang sangat penting. Sebagai pembatas antara atap dan ruangan di bawahnya, plafon harus dibuat seaman mungkin dan memiliki tampilan yang menarik dan indah. Beberapa material yang umum dipilih sebagai plafon diantaranya adalah kayu, hollow, dan gypsum.




Volume Rangka Plafon Kayu

Seperti diketahui, material balok kayu yang dijual di pasaran memiliki ukuran yang bervariasi. Dalam dunia konstruksi bangunan, setiap ukuran kayu punya kegunaan berbeda, termasuk ketika dijadikan sebagai rangka plafon. Umumnya, kontraktor dan tukang bangunan memilih kayu berukuran 4/6 atau 5/7 sebagai rangka plafon.

Akan tetapi, tentu ukuran rangka plafon bisa disesuaikan dengan kebutuhan bangunan atau keinginan pemilik rumah. Oleh sebab itulah, sebelum memutuskan untuk membangun hunian, pastikan Anda mengetahui bagaimana cara menghitung volume rangka plafon kayu.

Berikut adalah panduan menghitung volume untuk rangka plafon bahan kayu:

  • Volume Pekerjaan

Pertama, hitung luas volume pekerjaan untuk pemasangan plafon terlebih dahulu. Misalnya, Anda ingin memasang plafon di area ruang tamu berukuran 4 m x 4 m, maka bisa menggunakan rumus di bawah ini untuk melakukan perhitungan:

Volume pekerjaan : Panjang x Lebar

                                : 4 m x 4 m = 16 m2

Kesimpulannya adalah, total volume pekerjaan pasang plafon di ruang ukuran 4 m x 4 m adalah 16 meter persegi.

Baca juga: 9 Pilihan Warna Cat Ruang Tamu yang Homey

  • Kebutuhan Rangka Plafon Kayu

Selanjutnya adalah mencari total kebutuhan material kayu. Jika Anda menggunakan bahan triplek ukuran 2.44 cm x 1.22 cm, maka memerlukan rangka sekitar 12 batang. Untuk lebih jelasnya, coba perhatikan perhitungan di bawah ini:


Diketahui:

Ukuran triplek     : 2.44 cm x 1.22 cm

Jumlah rangka plafon : 12 batang


Perhitungan:


Total kebutuhan kayu : (Jumlah rangka plafon x panjang kayu)

Total kebutuhan kayu : 12 batang x 4 m = 48 m

Kebutuhan rangka plafon : (total kayu : volume pekerjaan)

Kebutuhan rangka plafon : 48 m :16 m2 = 3 m


  • Rencana Anggaran Biaya (RAB) Plafon Kayu

Setelah mengetahui berapa rangka plafon yang dibutuhkan, Anda juga perlu memperkirakan anggaran untuk membeli material bahan. Contohnya, ingin menggunakan kayu bengkirai. Harga per batang jenis kayu ini adalah Rp. 90.000, maka cara menyusun dan menghitung RAB nya adalah:


RAB rangka plafon kayu bengkirai (Harga kayu x Kebutuhan material)

RAB rangka plafon kayu bengkirai Rp. 90.000 x 12 batang = Rp. 1.080.000


Cara Menghitung Plafon Hollow


Penggunaan material hollow baja ringan untuk plafon bisa dikatakan lebih efisien dan tepat sasaran jika dibandingkan dengan menggunakan rangka kayu. Begitu juga jika Anda berminat memasang plafon hollow pada hunian, maka Anda juga harus menghitung kebutuhan rangka hollow yang diperlukan sehingga dapat memprediksi anggaran untuk pembuatan plafon ini.

Pertama-tama, Anda harus mengetahui ukuran ruangan yang akan dipasang plafon. Misalnya 4 m x 6 m, biasanya ukuran hollow panjang 4 m per batang adalah 4 m x 4 m. Dengan jarak pemasangan rangka 60 cm (memanjang). Sementara itu, cross dipasang pada 3 baris tengah.

Cara menghitung:

Rangka keliling dinding : (4 + 6) x 2 = 20 m
Rangka per 60 cm atau 0,6 m : 6 : 0.6 = 10 baris & panjang 10 m x 4 m = 40 m
Jumlah cross rangka hollow : 3 x 6 = 18 m

Berdasarkan perhitungan di atas, total kebutuhan rangka hollow baja ringan untuk dipasang di ruang ukuran 4 m x 6 m adalah 20 m + 40 m + 18 m sama dengan 78 m. Setiap batang hollow sepanjang 4 m membutuhkan 78 m : 4 m = 19,5 batang, atau bisa dibulatkan jadi 20 batang hollow.

Biaya Pasang Plafon Gypsum

Plafon Jebol


Dewasa ini, gypsum memang kerap dijadikan sebagai pilihan plafon bangunan. Hal tersebut tentu bukan tanpa alasan, sebab material gypsum terbilang mudah diaplikasikan dan dibekali berbagai fitur unggul, diantaranya adalah mampu meredam suara dan tahan terhadap cuaca ekstrim.

Apabila Anda berencana menggunakan plafon gypsum, maka pertimbangkan apakah ingin pakai tukang harian (material dibeli pemilik bangunan), atau sistem borongan (meliputi seluruh biaya, mulai pembangunan termasuk bahan bangunan). Namun, Anda perlu memiliki detail RAB yang spesifikasinya sesuai standar sehingga plafon tersebut aman dan tidak mudah jebol nantinya.

  • Menghitung RAB Plafon Gypsum Sistem Harian

Contoh perhitungan volume untuk pengerjaan plafon ruang berukuran 3 m x 3 m dan akan dipasang gypsum ukuran 120 cm x 240 cm. Berapa jumlah papan, lis plafon, dan rangka plafon yang dibutuhkan? Pertama, Anda harus menghitung luas ruang (L = 3 m x 3 m = 9 m2).


Cara menghitung kebutuhan papan gypsum:


1 lembar papan gypsum ukuran 1,2 m x 2,4 m = 2,88 m

Total kebutuhan gypsum : 9 : 2,88 = 3,125 (Anda bisa genapkan menjadi 4 lembar)


Cara menghitung kebutuhan rangka plafon:


Ukuran ruang interior    : 3 m x 3 m

Ukuran dinding : 3 m x 4 m

Panjang hollow : 4 m (sisa)

Potongan lebih kurang 1 m dan sisanya bisa difungsikan sebagai gantungan.

Isian rangka     : 60 cm (300 cm : 60 cm) = 5 batang

Cross         : 4 m x 4 m x 3 m x 2 batang


Ukuran plafon     = 9 m2

Kebutuhan rangka hollow = 3 m x 4 batang = 12 m

Kemudian ditambah = 3 m x 5 batang = 15 m

Dan selanjutnya ditambah dengan 2m x 3 batang = 6 m


Kesimpulan, total rangka plafon yang dibutuhkan adalah 12+15+6 = 33 m atau 10 batang hollow. Sedangkan lis profil untuk dipasang di pinggir dinding adalah sekitar 3 m x 4 bh sama dengan 12 m. Sementara itu, kebutuhan pekerjaan cat plafon sekitar 5 kg.


Berapa biaya tukang plafon gypsum?

Anggaran untuk tukang bervariasi tergantung pada daerah domisili Anda. Namun, biaya pemasangan gypsum oleh tukang rata-rata berada di angka Rp. 100.000 per hari, dengan biaya untuk asisten tukang Rp. 75.000 per hari. Bagaimana, cukup terjangkau, bukan?


Baca juga: Ide Desain Plafon Kamar Tidur dan Perkiraan Biayanya


Cara menghitung plafon dari material kayu, gypsum, dan hollow di atas bisa Anda jadikan referensi memprediksi kebutuhan jumlah rangka plafon beserta anggaran yang harus dipersiapkan.

0 Response to "Cara Menghitung Kebutuhan Plafon, Hollow, dan Gypsum, Serta Biaya yang Dibutuhkan"

Posting Komentar