Coworking Space: Jenis, Keunggulan dan Ide Desainnya

Makna sebenarnya dari coworking space adalah suatu ruang spasial dari tipologi bentuk perkantoran yang disediakan dengan sistem rental office oleh pemilik kepada penggunanya. Coworking space ini mengadaptasi perkembangan cara bekerja masyarakat yang semakin fleksibel, di mana bekerja dapat dilakukan di manapun dan kapanpun.

Perkembangan teknologi yang begitu cepat membuat pelaku usaha tidak selalu membutuhkan kantor yang harus didatangi oleh karyawannya setiap hari. Dengan memanfaatkan creative coworking space, para pelaku industri kreatif tidak perlu mengeluarkan dana besar untuk menyewa sebuah kantor yang sebenarnya belum tentu diperlukan. 

Tujuan utama dari pembentukan creative coworking space yaitu menjadi sebuah tempat bagi komunitas untuk saling berkolaborasi dalam satu tempat yang sama untuk menghasilkan dan mengembangkan ide-ide baru secara sinergis.



Apa itu Coworking Space?

Secara umum Co-working Space adalah sebuah bangunan multifungsi dengan ruang spasial yang disediakan bagi mereka para pekerja independen maupun tim seperti para freelancer maupun kalangan porfessioanl untuk dapat bekerja pada sebuah ruang yang kondusif. 

Sebagai sebuah jaringan antar berbagai ruang kerja (workspace), co-working space umumnya didesain bernuansa cafĂ©. Coworking space ini lebih menyasar kalangan pekerja yang berorientasi hasil (result-oriented-worker) seperti para web developer, programmer, software developer, arsitek, dan lain sebagainya dibandingkan mereka yang bekerja dengan time-oriented-worker seperti pekerja buruh pabrik yang kinerjanya diukur berdasarkan jam kerja.

Dalam perkembangannya fungsi co-working space itu sendiri semakin luas, bahkan mahasiswa atau pelajar kini juga menggunakan co-working space untuk mengerjakan tugas akademiknya. 


Sejarah Coworking Space di Indonesia


Pada tahun 2010, pertama kali coworking space di Indonesia diterapkan di Bandung oleh Yohan Totting dengan nama Hackerspace. 

Setahun kemudian, muncul lagi konsep coworking space lainnya di kota-kota besar lainnya seperti Jakarta dan Surabaya. Untuk kota Bandung sendiri, perkembangan startup mendapatkan dukungan langsung dari pemerintah setempat dengan adanya perencanaan kota teknopolis. Hal ini yang menyebabkan beberapa coworking space di kota Bandung terus bermunculan.


3 Kategori Jenis Coworking Space

Desain area coworking space dapat dibagi menjadi 3 berdasarkan intensitasnya, yaitu:

  • Intensitas tinggi, yaitu interaksi 4 sampai 6 orang
  • Intensitas medium, yaitu interaksi 2 sampai 4 orang
  • Intensitas rendah, yaitu interaksi 1 sampai 2 orang.



Keunggulan Coworking Space

Coworking space memiliki banyak keuntungan yang mampu memenuhi kebutuhan bisnis saat ini. Adapun keunggulan coworking space di antaranya adalah:

  • Coworking space menjadi tempat para enterpreneurs yang berbeda latar belakang berkumpul sehingga penggunanya memiliki kesempatan untuk mendapatkan lebih banyak kenalan bisnis yang bisa dijadikan partner bisnis, klien, ataupun sebagai teman diskusi. Dengan adanya kenalan dan kemungkinan berkolaborasi, bisnis yang dijalankannya bisa berkembang jauh lebih pesat karena banyaknya peluang dan juga inspirasi yang didapatkan dari lingkungan kerja yang berbeda-beda.
  • Coworking space menyediakan harga sewa per ruangan yang relatif lebih murah dibandingkan dengan gedung perkantoran konvensional atau rumah pertokoan (ruko). Sehingga, bisa menjadi jawaban atas permasalahan biaya opersional gedung yang terus meningkat. Pelaku usaha tidak perlu lagi mengeluarkan biaya ekstra seperti biaya untuk menyewa gedung, membeli furniture seperti kursi dan meja kantor, membayar maintenance gedung, ataupun mempekerjakan cleaning service dan juga security.
  • Keunggulan lainnya pada coworking space adalah suasana kerja kondusif sehingga dapat menjaga konsentrasi para pekerjanya, tingkat distraksi yang minim, serta desain ruang sesuai dengan tren masa kini yang mampu membangun mood sehingga membuat para pekerja mudah mendapatkan inspirasi.

Desain Coworking Space yang Ideal dan Optimal


Indikator sebuah coworking space bisa dikatakan ideal dan optimal yaitu apabila memiliki berbagai macam fasilitas yang dapat memenuhi kebutuhan pengguna atau pengunjungnya.

Penyedia coworking space biasanya sudah menyediakan fasilitas esensial untuk bisnis selain ruangan spasial untuk bekerja, yaitu seperti wi-fi, meeting room untuk bertemu dengan klien dan juga diskusi tim, tempat fotokopi dan percetakan, serta menyediakan minuman seperti air mineral, teh, dan kopi. 

Adapun inspirasi desain coworking space yang mungkin bisa kamu tiru untuk menciptakan coworking space yang ideal adalah sebagai berikut:

Desain Gaya Modern Kontemporer

Gaya perancangan yang bisa dipilih oleh pemilik salah satunya adalah gaya modern kontemporer. Gaya modern kontemporer ini sesuai dengan para calon member coworking yang kebanyakan kaum milinenal yang selalu up to date dan menyuaki hal-hal simple. 

Penerapan gaya modern kontemporer ini diharapkan nantinya dapat memberikan ketenangan dan kenyamanan bagi penggunannya. Dengan demikian, pengguna dapat bekerja dengan maksimal, tanpa adanya distraksi secara visual.

Suasana yang diterapkan dalam desain gaya modern kontemporer ini adalah suasana yang tenang dan sederhana dengan tone warna monochrome dan tekstur material kayu.

Dengan gaya modern kontemporer, maka material atau bahan konstruksi yang dibutuhkan adalah bahan-bahan alami, seperti penggunaan kayu jati dan kayu sungkai dengan penerapan finishing yang nampak natural.

Adapun lantai dapat diaplikasikan polished concrete. Sementara itu dindingnya menggunakan material berbahan dasar semen yang dijadikan sebagai beton cetak dan aci kamprot. 

Untuk mendukung prinsip eco friendly atau ramah lingkungan pada konstruksi co-working space, pemilik dapat menggunakan material-material hasil daur ulang (recycle materials) seperti papan kayu olahan (plywood).


Menyediakan Play Space

Pemilik coworking space dapat membuat ruang khusus untuk bermain atau play space. Adapun permainan yang bisa disajikan adalah permainan dengan sistem digital atau permainan seperti foosball game.

Via Coworker.com


Desain Lantai Dasar Coworking Space

Pada area Lantai 1, ruangan sebaiknya didesain untuk dapat diakses dari pintu utama bangunan. Lantai dasar ini dapat dibagi menjadi beberapa ruangan, seperti receptionist, lounge, cafetaria, auditorium, meeting room, dan mini library. 

Desain Lantai 2 Coworking Space

Apabila coworking space yang akan kamu bangun lebih dari 1 lantai, maka lantai kedua sebaiknya menggunakan konsep open office layout, yaitu layout lingkungan kantor yang didesain terbuka tanpa banyak sekat partisi atau kaca antar ruangan. Coworking space lantai 2 ini biasanya dimaksimalkan untuk area kerja bersama, khususnya untuk area yang dekat dengan jendela. 

Lantai 2 ini dapat dibagi menjadi beberapa ruangan, seperti working lounge mulai dari intensitas rendah, sedang, sampai tinggi. Kemudian bisa ditambahkan dengan coffee station, printing station, smoking area, dan meeting room yang didesian lebih sedikit tertutup dibanding ruangan lainnya. 

0 Response to " Coworking Space: Jenis, Keunggulan dan Ide Desainnya"

Post a Comment