Standar Dudukan Kubah Masjid yang Ideal

Di bawah kubah terdapat dudukan/leher kubah yang berbentuk silinder yang berfungsi untuk menopang kubah. Mayoritas masjid menggunakan dudukan kubah masjid tersebut sebagai salah satu elemen eksterior terkuat yang memperindah kemegahan dari sebiah kubah.

Sudahkah Anda mengetahui jenis ukuran dudukan kubah masjid? Standar ukuran dudukan kubah biasanya adalah ukuran diameter kubah bawah ditambah 20 cm pada bagian kanan dan kirinya. Nah, untuk selengkapnya bisa dibaca pada penjelasan di bawah ini.



Pengertian dan Fungsi Dudukan Kubah Masjid

Via anugerahkubah.com


Dudukan atau biasanya disebut leher kubah adalah tempat untuk meletakkan kubah. Bahan untuk pembuatannya bisa berasal dari beton dan juga besi. Semakin tinggi dudukan kubah semakin mudah bagi orang yang dalam perjalanan mencari masjid untuk salat. Namun, tinggi dan ukuran dudukan kubah ini harus didesain dengan sebaik mungkin sehingga akan nampak ideal dan enak dipandang.


Ukuran Ideal untuk Dudukan Kubah Masjid


Setiap bangunan, termasuk masjid, memiliki ciri khas tertentu yang sifat dan bentuknya proporsional. Bentuk proposional tersebut hanya bisa dicapai apabila ukurannya nampak ideal.

Kusus untuk desain kubah masjid yang ideal bisa ditentukan dari konstruksi awal pembuatan dudukannya. Panitia pembangunan masjid harus memperhatikan hal ini sehingga tampilan bangunan masjid nantinya nampak ideal.

Nah, berikut ini adalah jenis-jenis ukuran dudukan kubah masjid yang ideal:


1. Dudukan Kubah Dengan Diameter 3/4 Lebar Masjid

Jika bangunan masjid mengadopsi jenis ukuran dudukan kubah ini maka seluruh atap sebagian besar akan didominasi oleh kubah masjid, minimal 75%. 

Dengan ukuran dudukan kubah tersebut maka bentuk kubah yang cocok untuk masjid ini adalah berbentuk setengah bola. Kubah seperti ini biasanya diaplikasikan untuk masjid besar/masjid raya. 

Untuk desain atapnya sendiri berupa dak beton dengan leher/dudukan kubahnya dibuat satu tingkat lebih pendek.


2. Dudukan Kubah Dengan Diameter 2/3 Lebar Masjid

Apabila konstruksi dudukan/leher kubah menggunakan sistem trap/susun, maka ukuran kubah yang yang ideal adalah 2/3 dari lebar bangunan masjid. Dengan begitu, kubah masjid akan terlihat full meskipun dipandang dari jarak yang dekat.

Ukuran dudukan kubah ini memiliki proporsi yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan jenis sebelumnya.

3. Dudukan Kubah Dengan Diameter 1/2 Lebar Masjid

Konstruksi kubah ini biasanya menghasilkan bentuk kubah yang bagus. Desain kubah yang tinggi, dengan dudukan yang dibuat bersusun mulai dari bentuk kotak persegi kemudian berbentuk bulat membuat kubah nampak mewah dan dominan.

Kondisi tersebut sangat ideal ketika penutup atapnya terbuat dari atap genteng dengan pola susun satu tingkat.

4. Dudukan Kubah Dengan Diameter Kurang Dari 1/2 Lebar Masjid


Dudukan kubah dengan konstruksi kubah 1/2 lebar masjid ini sangat cocok diaplikasikan pada masjid minimalis. Atap yang digunakan adalah atap zincalum/atap genteng yang mempunyai susunan/trap atapnya lebih dari satu susun.

Dengan struktur konstruksi berupa trap/susun tersebut membuat ukuran diameter kubah bisa dibikin kecil, dengan variasi kubah yang beragam. Ketika diaplikasikan dengan bangunan masjid yang beratap cor maka penemapatan kubah biasanya tidak tepat di tengah bangunan, melainkan bisa sedikit lebih maju atau mundur.

Itulah keempat jenis ukuran dudukan kubah masjid dan pilihan model kubah yang bisa disesuaikan dengan lebar masjid.

0 Response to "Standar Dudukan Kubah Masjid yang Ideal"

Posting Komentar