Jenis dan Ukuran Lapangan Bulu Tangkis, Berikut Syarat Hall-nya

Lapangan bulutangksi merupakan fasilitas yang dibangun untuk kegiatan pertandingan bulu tangksi yang bersifat permanen, baik untuk lapangan indoor maupun outdoor. Permainan bulu tangkis dilakukan di dalam lapangan berbentuk persegi panjang dengan ukuran yang telah ditetapkan oleh International Badminton Federation (IBF). 

Dalam perencanaan pembangunan lapangan bulu tangkis yang harus diperhatikan adalah standar ukuran lapangan bulu tangkis dan area di luar permainannya. Berikut di bawah ini akan dijelaskan jenis lapangan bulu tangkis dan ukuran lapangannya sesuai dengan standar IBF.




Jenis Lapangan Bulu Tangkis


Pertandingan bulutangksi ini dapat dimainkan di lapangan  terbuka maupun tertutup. Berikut ini penjelasannya.

1. Di halaman atau out door court

Lapangan bulu tangkis yang dibangun di halaman luar biasanya hanya difungsikan untuk berekreasi dan mencari keringat saja. 

Dalam pembangunan lapangan bulu tangkis outdooer sebaiknya terlindung dari bangunan-bangunan atau pohon-pohon dengan tujuan mengurangi gangguan desiran angin. 

Untuk pembuangan air hujan, lapangan juga harus diberi fasilitas berupa selokan di sekitarnya atau ada bagian tanah yang lebih rendah dari lapangan.

Sementara itu untuk menghindari silaunya matahari, lapangan bulu tangkis dibuat membujur kearah utara selatan.

2. Di dalam gedung atau indoor court

Lapangan bulu tangkis indoor ini dapat digunakan untuk tujuan latihan, dan juga untuk penyelenggaraan pertandingan bulu tangkis tingkat nasional maupun internasional. 

Lapangan bulu tangkis indoor sebaiknya dibuat sesuai dengan perencanaan tata kota dan ditempatkan pada daerah rekreasi dalam suatu kota pusat kegiatan olahraga, hal ini untuk memudahkan orang bisa mencapainya. 


Standar Ukuran Lapangan Bulu Tangkis


Standar dan ketentuan lapangan bulu  tangkis dapat merujuk pada buku statute IBF. Ukuran lapangan bulu tangkis yang sesuai dengan peraturan atau ketentuan Internasional Badminton Federation atau IBF adalah berikut ini yang disertai dengan gambar :





1. Ukuran Lapangan

  • Panjang : 13,40 meter atau 44 feet
  • Lebar : 6,10 meter atau 20 feet

2. Clair Space atau daerah bebas penonton

  • Untuk IBF minimal : 1,25 meter
  • Untuk PBSI : 3,00 meter

3. Lebar garis batas : 3,8 cm - 4 cm

Garis dalam lapangan mempunyai ketebalan 3,8 cm - 4 cm dan ditandai dengan warna yang kontras terhadap warna lapangan, seperti warna putih, hitam, kuning, atau warna lainnya yang terlihat jelas. 

4. Tinggi Net :

  • Tinggi net yang ada ditengah (ujung atas jaring) adalah 1,524 m atau 5 feet
  • Tinggi net yang berada di dekat tiang net/pinggir adalah 1,55 m atau 5 feet, I inch dari lantai pada tiang-tiangnya.

5. Tiang net/Post :

Posisi tiang berada pada tepat diatas side line for double atau garis batas samping 1 feet = 30,46 cm dan 1 inch = 2,54 cm.

6. Jaring:

Jaring harus terbuat dari tali yang halus dan lembut dan dianyam dengan jarak 1,6 cm sampai dengan 2,0 cm. Lebar jaring haruslah 76 cm dan kuat terentang dengan tegang pada tiang-tiangnya.

Jaring harus berwarna gelap kecuali tepi jaring yang diberi warna putih dengan lebarnya 3,8 cm dan ketebalannya 75 mm.


Untuk memudahkannya, berikut kami sampaikan ukuran lapangan bulu  tangkis dalam bentuk tabel di bawah ini:


Internasional/na

sional

Regional

country

Club and

Receation

Tinggi minimal ruangan

9,1 m

8,4 m

6,7-7,6 m

Area lapangan

Panjang

13,4 m

13,4 m

13,4 m

Lebar

6,1 m

6,1 m

6,1 m

Jarak dinding dari garis

lebar,min

2,3 m

2,3 m

1,5 m

Jarak dinding dari garis

panjang, min

2,2 m

2,2-1,2 m

1,5 m

Minimum overall area




For a single court

18x10,5 m

18x10,5 m

16,4x8,4 m

For a parallel pair

18x18,6 m

18x18,6 m

16,4x15,5 m

For each additional court

18x8,1 m

18x8,1 m

16,4x15,5 m


Selain bentuk dan ukuran, pembangunan lapangan bulu tangkis juga harus memperhatikan area di luar lapangan, yaitu meliputi:
  • Area aman di sekitar lapangan;
  • Ketinggian plafon dari lantai adalah 9,1 meter (untuk internasional/nasional), yang dilengkapi dengan penghawaan dan penerangan yang cukup di seluruh ruangan; 
  • Lantai anti licin dan tidak boleh berwarna cerah yang dapat menimbulkan pantulan cahaya; dan 
  • Permukaan lantai lapangan bulu tangkis sebaiknya terbuat dari kayu atau bahan sintetis yang lunak sehingga ketika pemain terjatuh tidak menyebabkan cidera pada pemain.  


Bentuk Aula atau Hall Lapangan Bulu Tangkis

Bentuk bangunan aula untuk permainan bulu tangkis haruslah memenuhi beberapa syarat berikut, yaitu:

  1. Tinggi ruangan paling rendah adalah 9,1 meter (untuk internasional/nasional) dari permukaan lantai sampai plafond atau atap dan harus terbebas dari gangguan apapun, seperti hembusan angin atau air hujan.
  2. Jarak pinggir lapangan, yaitu area kosong yang berada pada pinggir lapangan atau area kosong antara jarak lapangan satu dengan yang lain berdampingan. Area kosong ini dikenal dengan daerah bebas atau clear space dengan lebar minimal 1,25 meter (IBF)
  3. Lantai harus dibuat kuat, tidak licin dan tidak berdebu. Lantai lapangan bulu tangkis bisa menggunakan material dari porta court kayu semacam ubin tebal, beton bertulang dan ubin biasa, atau bahkan terbuat dari karpet yang dipasang diatas lantai.

Itulah ulasan mengenai standar ukuran lapangan bulu tangkis. Sebagai salah satu cabang olahraga permainan yang populer dan banyak digemari masyarakat Indonesia, sebaiknya pembangunan lapangan bulu tangkis memperhatikan syarat, bentuk, karakteristik bangunan dan lingkungan yang ada di sekitarnya.

0 Response to "Jenis dan Ukuran Lapangan Bulu Tangkis, Berikut Syarat Hall-nya"

Post a Comment