Pagar Woodplank: Kelebihan dan Kekurangan, serta Biaya Jasa Pemasangannya

Pagar wood plank yang dibingkai dengan besi mulai digemari masyarakat luas. Bentuknya yang mirip kayu, namun tahan lama dan kuat menjadi alasan untuk memanggil jasa penyedia pemasangan pagar woodplank. 

Selain motifnya yang mirip kayu, bahan yang terbuat dari GRC (Glassfiber Reinforced Cement) board ini juga jauh lebih murah dibanding dengan harga pagar kayu kamper, kayu merbau apalagi kayu ulin. 


Apa itu Pagar Besi Minimalis Kombinasi Woodplank?

Pagar woodplank adalah pagar besi yang dikombinasikan dengan bahan woodplank. 

Woodplank sendiri adalah GRC (Glassfiber Reinforced Cement) board, yaitu bahan konstruksi yang terdiri ari campuran semen, fiber glass, pasir, dan air. Sehingga GRC board ini juga dikenal sebagai papan semen karena bahan utamanya sebagian besar menggunakan semen. 

Pagar besi yang dikombinasikan dengan woodplank atau GRC board ini bisa diaplikasikan pada hampir sebagian besar model rumah, terutama rumah bergaya vintage atau country dan etnik, dan rumah minimalis sekalipun.

Kelebihan dan Kekurangan Pagar Woodplank

Woodplank bisa menjadi alternatif material untuk pembuatan pagar, tentunya dengan segala kelebihan dan kekurangannya, ya. Berikut ini dijelaskan beberapa kelebihan dan kekurangan saat kamu memilih pagar yang terbuat dari besi dengan kombinasi woodplank ini:

Beberapa keunggulan dari pagar woodplank dibandingkan dengan jenis pagar lainnya adalah sebagai berikut:

  1. Tahan lama, tahan jamur dan anti-rayap, tidak seperti pagar berbahan kayu yang mudah lapuk ketika selalu terkena air. Sehingga sangat cocok digunakan untuk daerah beriklim tropis seperti di Indonesia.
  2. Tahan api atau tidak mudah terbakar, sehingga mengurangi risiko menjalarnya api saat mengalami kebakaran.
  3. Memberikan kesan estetika yang baik karena terlihat lebih alami.
  4. Ramah lingkungan karena bahan yang tidak mengandung asbes
  5. Tidak seperti bahan kayu pada umumnya, woodplank ini tidak mudah melengkung karena mengalami pemuaian ataupun menyusut. Sehingga sangat cocok digunakan untuk bahan pagar. 
  6. Pemasangan yang relatif mudah, cepat, dan praktis baik untuk dipasang pada rangka kayu ataupun metal. 
  7. Biaya yang lebih murah, termasuk biaya pemasangannya.


Sementara itu kekurangan pagar woodplank adalah sebagai berikut:

  1. Desain dan rangka pagar harus dibuat kuat sehingga mampu menopang material woordplank yang cukup berat ini.
  2. Tidak tahan terhadap benturan dan goresan. 

Contoh-contoh pagar besi dengan kombinasi GRC board motif kayu ini mungkin bisa kamu jadikan referensi untuk hunian kamu agar nampak lebih mewah dan alami:






Biaya Jasa Pemasangan Pagar Woodplank


Sebenarnya pagar woodplank ini cukup mudah pemasangannya. Apalagi bagi kamu yang sudah tidak asing lagi dengan beberapa peralatan seperti mesin bor, palu, obeng, paku dan sekrup, 

Pagar woodplank dapat dibentuk dan dimodifikasi sesuai dengan keinginan. Kamu bisa menambahkan ukiran pada tepian bawah dari pagar woodplank ini.

Pada tahapan pengecatan, sebaiknya digunakan cat berbahan dasar air untuk memberikan kesan tampilan pada woodplank seperti kayu alami yang diplitur. Sebelum mengecatnya, pastikan bahwa permukaan woodplank dalam keadaan rapi dan bersih terbebas dari debu.

Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, pengecatan woodplank sebaiknya dilakukan lebih dari dua kali pelapisan. 

Harga Pemasangan Pagar Woodplank umumnya berkisar 600.000/m2. Dengan spesifikasi pekerjaan sebagai berikut:
  1. Besi hollow galvanies [4×6, 2×4]
  2. Variasi woodplank 10 cm
  3. Pengecatan plitur 2 kali pelapisan

Itulah ulasan mengenai pagar woodplank. Karakteristik dari pagar woodplank yang terbuat dari GRC board ini hampir sama dengan pagar beton tetapi memiliki berat yang lebih ringan dengan tampilan yang indah. Tidak tertarik untuk memilih pagar woodplank saja untuk hunian mu?

0 Response to "Pagar Woodplank: Kelebihan dan Kekurangan, serta Biaya Jasa Pemasangannya"

Post a Comment