Cara Menghitung Kebutuhan Bata Ringan/Hebel, 1 Kubik Isi Berapa Hebel?

Sebelum membangun rumah, kantor, apartemen, ruko atau bangunan yang lain, tentunya lebih baik dhitung dulu berapa bahan material yang dibutuhkan, termasuk kebutuhan bata ringan (hebel) yang akan digunakan. Gunanya, untuk mendapatkan gambaran berapa banyak hebel yang akan dibeli agar tidak terjadi kelebihan/kekurangan saat pelaksaan konstruksi tembok. Lalu, bagaimana cara menghitung kebutuhan bata ringan sebuah konstruksi dinding? Dan 1 kubik isi berapa hebel? Baca selengkapnya penjelasan berikut ini.

Hebel atau Bata Ringan

Harga bata ringan lebih mahal daripada bata merah. Namun, karena ukurannya yang lebih besar dari bata merah, pengerjaan konstruksi dinding menjadi lebih cepat dan rapi. Selain itu, hebel memiliki bobot yang cukup ringan yang menyebabkan banyak pengembang memilih bata ringan dibandingkan bata merah.


Baca juga: Merk Bata Ringan Berkualitas Tinggi dan Daftar Harganya

                  Keunggulan Bata Ringan Sebagai Konstruksi Dinding

                  Tips Memilih Batang Ringan


Cara Menghitung Kebutuhan Bata Ringan/Hebel


Menghitung 1 kubik (m3) dibutuhkan berapa bata ringan/hebel ini sedikit berbeda dengan cara menghitung kebutuhan jumlah bata merah. Karena dari ukurannya pun berbeda. Begitu juga saat memasang bata ringan, tidaklah sama dengan cara memasang bata merah. Jika memasang bata merah dibutuhkan campuran semen dan pasir, pemasangan hebel/bata ringan ini membutuhkan semen mortar sebagai perekat. Satu kaleng mortar seberat 40 kg dapat digunakan untuk memasang 10 meter persegi luas dinding dengan ketebalan 3 mm.




Untuk mengetahui berapa kebutuhan bata ringan untuk konstruksi dinding, maka terlebih dahulu harus mengetahui ukuran bata ringan. Bata ringan yang dijual di pasaran terdiri dari ukuran sebagai berikut:
  1. panjang 60 cm, lebar 20 cm, tebal 7,5 cm;
  2. panjang 60 cm, lebar 20 cm, tebal 10 cm; 
  3. panjang 60 cm, lebar 20 cm, tebal 12,5 cm; 
  4. panjang 60 cm, lebar 20 cm, tebal 15 cm;
  5. panjang 60 cm, lebar 20 cm, tebal 20 cm. 
Namun secara umum tebal bata ringan atau hebel yang sering digunakan adalah ukuran 7,5 cm dan  10 cm.

Jika bata merah dijual dengan harga bijian, bata ringan/hebel dijual dengan satuan kubik.


Bata Ringan Ukuran Standar 7,5cm x 20cm x 60cm

Untuk ukuran 7,5cm x 20cm x 60cm

1m3 = 1 : (0,075 x 0,2 x 0,6)

= 1/0.009

= 111,11 pcs

Jadi, bata ringan atau hebel dengan ukuran standar panjang 60 cm ; lebar 20 cm dan tebal 7,5 cm untuk setiap kubiknya membutuhkan 111 buah hebel. Sehingga apabila harga per m3 misalnya Rp. 650.000,00, maka harga perbijinya = 650.000 : 111 = Rp 5.855,85.

Butuh berapa buah hebel untuk luas dinding per m2, jawabannya adalah:

1m2 = 1 : (0,2 x 0,6) = 8.333 buah. Jadi, dibutuhkan 8,333 buah hebel atau jika dibulatkan 8 buah dengan ukuran ketebalan 7.5 cm.

Sehingga untuk luas dinding per meter persegi dibutuhkan biaya:

= 8.333 x Rp 5.855,85
= Rp. 48.796,79


Selanjutnya kita akan menghitung luas dinding yang dihasilkan dari 111,11 buah hebel dengan ukuran ketebelan 7,5 cm, caranya berikut ini:

Diketahui luas satu buah bata ringan adalah 0,6 m x 0,2 = 0,12 m2. Maka untuk menghitung 1 m3  bata ringan dengan tebal 7,5 cm menjadi berapa meter persegi luasan dinding, tentu saja cukup dengan mengalikan dengan jumlah isi bata ringan dalam setiap kubiknya, yaitu 111,11 buah. Jadi 0,12 x 111,11 = 13,3332 m2 luasan dinding.



Bata Ringan Ukuran Standar 10cm x 20cm x 60cm


Untuk ukuran 10cm x 20cm x 60cm

1m3 = 1 : (0,1 x 0,2 x 0,6)

= 1/0.012

= 83,33 pcs

Jadi, bata ringan atau hebel dengan ukuran standar panjang 60 cm; lebar 20 cm dan tebal 10 cm untuk setiap kubiknya berisi 83 buah. Sehingga apabila harga per m3 misalnya Rp. 615.000, maka harga perbijinya = 650.000 : 83,33 = Rp. 7.800,31

Butuh berapa buah hebel untuk luas dinding per m2, jawabannya adalah:

1m2 = 1 : (0,2 x 0,6) = 8.333 buah. Jadi, dibutuhkan 8,333 buah hebel atau jika dibulatkan 8 buah hebel dengan ukuran ketebelan 10 cm.

Sehingga untuk luas dinding per meter persegi dibutuhkan biaya:

= 8.333 x 7.800,31
= Rp. 65.000,00


Selanjutnya kita akan menghitung luas dinding yang dihasilkan dari 83,33 buah hebel dengan ukuran ketebelan 10 cm, caranya berikut ini:

Diketahui luas satu buah bata ringan adalah 0,6 m x 0,2 = 0,12 m2. Maka untuk menghitung 1 m3  bata ringan dengan tebal 10 cm menjadi berapa meter persegi luasan dinding, tentu saja cukup dengan mengalikan dengan jumlah isi bata ringan dalam setiap kubiknya, yaitu 83,33 buah. Jadi 0,12 x 83,33 =9,9996 m2 luasan dinding atau dibulatkan menjadi 10 m2.

Dari data di atas dapat disimpulkan sebagai berikut:
  • Untuk 1 kubik bata ringan dengan tebal 10 cm dibutuhkan bata ringan sebanyak 83 buah
  • Untuk 1 kubik bata ringan dengan tebal 7,5 cm dibuthkan bata ringan sebanyak 111
  • Kebutuhan bata ringan setiap 1 meter persegi dinding = 1 m2 adalah 8,3 buah.

Demikianlah cara mengetahui berapa kebutuhan bata ringan untuk membuat konstruksi tembok/dinding sehingga akan mempermudah kamu untuk menghitung jumlah hebel yang kamu butuhkan. Semoga bermanfaat.

0 Response to "Cara Menghitung Kebutuhan Bata Ringan/Hebel, 1 Kubik Isi Berapa Hebel?"

Post a Comment