Saving Bond Ritel SBR006 1-16 April 2019


Pemerintah membutuhkan sumber dana untuk membiayai anggaran untuk pembangunan proyek infrastruktur demi mencapai kesejahteraan rakyat. Penerbitan surat utang ritel, atau surat berharga syariah, bisa menjadi salah satu sumber dana selain dari pajak. Masyarakat juga bisa ikut membantu pemerintah dengan cara membeli surat utang negara atau menjadi investornya. Terdapat berbagai jenis SBN untuk ritel, salah satunya adalah Saving Bond Ritel (SBR). Dalam waktu dekat ini, pemerintah akan menerbitkan seri terbaru, yakni SBR006.

Berdasarkan informasi Ditjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan akan segera meluncurkan produk surat utang bagi investor ritel dengan seri SBR006 yang akan terbit dan ditawarkan pada 1-16 April 2019 secara online. Pembelian produk investasi yang dijamin pemerintah ini hanya bisa dilakukan pada periode penawaran.

Berikut ini jadwal tentatif masa penawaran masing-masing seri SBN ritel di sisa tahun ini:

Instrumen  Masa Penawaran (Tentatif) 
SR011                      1 – 21 Maret 2019 
SBR006  1 – 16 April 2019 
ST-004  2 – 16 Mei 2019 
SBR007  11 – 25 Juli 2019 
ST-005  8 – 22 Agustus 2019 
SBR008  5 – 19 September 2019 
ORI016  10 – 24 Oktober 2019 
ST-006  6 – 20 November 2019 

Kita sudah bisa mendaftar terlebih dahulu untuk memesan SBR006 di sejumlah Mitra Distribusi. Masyarakat yang berminat untuk berinvestasi di SBR006 saat ini sudah dapat melakukan registrasi dengan cara menghubungi 14 Mitra Distribusi yang telah ditetapkan melayani pemesanan pembelian secara langsung melalui sistem elektronik (layanan online), yang terdiri dari:
  • Tujuh Bank, yaitu BCA, Mandiri, BNI, Bank Permata, BRI, BTN, dan Maybank;
  • Perusahaan Efek, yaitu PT. Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk, dan PT. Danareksa Sekuritas;
  • Perusahaan Efek Khusus, yaitu Bareska, Tanamduit, dan PT. Nusantara Sejahtera Investama (Invisee);
  • Peer-to-Peer Lending, yaitu PT. Investree Radhika Jaya dan PT. Mitrausaha Indonesia Grup (Modalku).

Belum memiliki akun tetapi ingin berinvestasi SBR006? Sekarang semua mitra distribusi resmi Kementerian Keuangan untuk penjualan Surat Utang Negara (SUN) ritel sudah bisa dilakukan secara online. Selain proses registrasi dan transaksi sangat cepat dan mudah, Anda juga dapat memantau investasi Anda dari mana saja dan kapan saja.

Keuntungan Investasi SBR006


SBR adalah salah satu jenis SUN yang bisa menjadi alternatif investasi untuk Warga Negara Indonesia karena menawarkan imbalan berupa Kupon (bunga). Tidak hanya itu, investor SBR juga bisa mendapatkan berbagai keuntungan lain. Berikut ulasan 7 keuntungan menjadi investor SBR.

1. Pokok dan kupon dijamin pemerintah

Undang-Undang UU No. 19 Tahun 2008 dan UU tentang APBN menjamin pembayaran pokok dan kupon SBR, sebagai salah satu bentuk surat berharga negara. Oleh sebab itu, investor tidak perlu khawatir uangnya hilang atau nilai investasinya berkurang.

2. Tingkat kupon kompetitif

Kupon, atau bunga dari SUN ini biasanya lebih tinggi dari rata-rata tingkat bunga deposito bank BUMN. Dengan jangka waktu simpanan 2 tahun, tentunya investor bisa merasakan keuntungan yang lebih besar dibandingkan hanya dengan menabung di bank.

3. Kupon mengambang (floating with floor)

Penghitungan kupon mengacu pada perkembangan BI 7-Day Reverse Repo Rate, dengan jaminan kupon minimal (floating with floor) sampai dengan jatuh tempo. Artinya, ada kemungkinan kupon bisa naik bila acuan naik tetapi tidak bisa turun lebih rendah daripada batas minimal.

Kupon minimal SBR006 adalah sebesar 7,95% p.a. Simulasinya sebagai berikut.
  • Jika pada bulan Juli 2019 BI 7-DRRR ditetapkan sebesar 6,25%, maka pada periode Juli-Oktober 2019 kupon yang berlaku adalah 8,20% p.a.(6,25% + spread 195 bps).
  • Jika pada bulan Juli 2019 BI 7-DRRR turun menjadi 5,75%, maka pada periode Juli-Oktober 2019 kupon yang berlaku bukan 7,70% (5,75%+ spread 195 bps) melainkan 7,95% p.a. yang merupakan kupon minimal.
4. Kupon dibayar tiap bulan

Pembayaran kupon akan langsung ditransfer ke rekening investor tanggal 10 setiap bulannya.

5. Early redemption (pencairan awal)

Meski SBR tidak bisa diperdagangkan di pasar sekunder, instrumen ini bisa dicairkan lebih awal tanpa dikenakan biaya atau redemption cost oleh pemerintah. Masa pencairan awal ini adalah pilihan dan biasanya bisa diambil setelah setahun berinvestasi.

Fasilitas ini hanya dapat dimanfaatkan oleh investor dengan minimal kepemilikan Rp2 juta di setiap Mitra Distribusi dan jumlah maksimal yang dapat diajukan untuk Early Redemption adalah 50% dari total kepemilikan investor.

6. Kemudahan akses

Transaksi pembelian SBR006 dan pengajuan pelunasan sebelum jatuh tempo (early redemption) dilakukan melalui sistem elektronik (online).

7. Mendukung pembangunan negara

Dengan membeli SBR006, investor berkesempatan mendukung pembiayaan pembangunan nasional karena uang yang dikumpulkan akan digunakan untuk membangun proyek infrastruktur negara.


Cara Mudah Berinvestasi melalui SBR006



Berinvestasi pada instrumen Pemerintah kini kian mudah dengan adanya e-SBN. Melalui e-SBN, anda dapat melakukan pembelian SBR006 dimana saja, kapan saja secara online selama masa penawaran. SBR006 adalah instrumen Pemerintah yang dijual dengan mekanisme online.

1. Registrasi
Proses pendaftaran Calon Investor melalui Sistem Elektronik yang disediakan oleh Mitra Distribusi (Midis), dengan menginput data-data antara lain, data diri, nomor SID (Single Investor Identification), nomor Rekening Dana dan nomor Rekening Surat Berharga. Bagi Calon Investor yang belum memiliki nomor SID, rekening dana, dan/atau rekening surat berharga, dapat menghubungi Midis.

2. Pemesanan
Setelah registrasi berhasil, Calon Investor melakukan pemesanan SBR006 dengan sebelumnya membaca ketentuan dalam Memorandum Informasi. Pemesanan hanya dapat dilakukan pada saat masa penawaran SBR006.

3. Pembayaran
Setelah pemesanan diverifikasi (verified order), Calon Investor mendapatkan kode pembayaran (billing code) melalui email/sms sesuai kebijakan masing-masing Mitra Distribusi.

Kode pembayaran digunakan untuk penyetoran dana investasi melalui Bank Persepsi (teller, ATM, internet banking, mobile banking) dalam batas waktu yang ditentukan.

4. Konfirmasi
Setelah pembayaran, Calon Investor akan memperoleh NTPN (Nomor Transaksi Penerimaan Negara) dan notifikasi completed order serta akan memperoleh alokasi SBR006 pada tanggal setelmen/penerbitan.

0 Response to "Saving Bond Ritel SBR006 1-16 April 2019"

Post a Comment