5 Pilihan Tata Letak Tandon Air Rumah Minimalis

Air adalah sumber kehidupan yang tak ternilai harganya. Kehidupan kita bergantung pada air, baik untuk kebutuhan sehari-hari maupun untuk menjaga kebersihan diri. Oleh karena itu, memiliki tandon air di rumah menjadi suatu keharusan, terutama pada masa-masa kering seperti musim kemarau. 

Namun, banyak dari kita yang sering kali bingung tentang letak yang tepat untuk menempatkan tandon air di dalam rumah minimalis. Nah, berikut ini akan kami ulas mengeani tata letak tandon air rumah minimalis yang bisa Anda pilih sesuai dengan kebutuhan.


Rekomendasi Letak Tandon Air Rumah Minimalis

Berikut ini ada 5 pilihan penempatan letak tandon air yang aman dan estetik:


1. Letak Tandon Air Di Atas Dak Beton





Salah satu cara yang inovatif dan unik untuk menempatkan tandon air adalah di atas dak beton rumah. Dengan menggunakan dak beton, Anda dapat memiliki tandon yang lebih besar untuk menampung lebih banyak air. Namun, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum Anda memutuskan untuk menempatkan tandon air di atas dak beton.

Pertama yang perlu diperhatikan adalah memastikan bahwa dak beton yang akan digunakan cukup kuat dan kokoh. Semakin besar dan tinggi posisi tandon air, semakin besar pula beban yang akan ditopang oleh dak beton tersebut. 

Oleh karena itu, pastikan bahwa dak yang Anda bangun atau yang sudah ada sudah dirancang dan dibangun dengan standar kekuatan yang memadai. Keamanan penghuni rumah harus menjadi prioritas utama.


Menempatkan tandon air di atas dak beton memiliki beberapa keuntungan, yaitu:

  • Tandon air di atas dak beton tidak akan memakan ruang di dalam rumah. Ini sangat menguntungkan untuk rumah dengan ruang terbatas atau rumah minimalis yang tidak memiliki banyak tempat untuk menempatkan tandon air. Dengan menempatkannya di atas dak beton, Anda bisa memanfaatkan ruang yang biasanya tidak terpakai.

  • Penempatan tandon air di atas dak beton juga dapat menjaga kebersihan air yang disimpan. Dibandingkan dengan penempatan di tanah atau di tempat terbuka, tandon air di atas dak beton cenderung lebih terlindungi dari kotoran dan kontaminasi yang mungkin berasal dari tanah atau lingkungan sekitarnya. Ini dapat membantu memastikan bahwa air yang disimpan dalam tandon tetap bersih dan aman untuk digunakan.


2. Letak Tandon Air di Atas Kamar Mandi


Salah satu keuntungan utama dari penempatan tandon air di atas kamar mandi adalah memanfaatkan ruang yang biasanya tidak terpakai. Dalam rumah dengan lahan terbatas, setiap sentimeter ruang sangat berharga. 

Dengan menempatkan tandon air di atas kamar mandi, Anda dapat mengoptimalkan penggunaan ruang vertikal, sehingga tetap memiliki penyimpanan air yang cukup tanpa mengorbankan ruang yang berharga di dalam rumah.


Selain itu, penempatan tandon air di atas kamar mandi juga dapat memberikan keuntungan dalam hal tekanan air. Dengan posisi tandon air yang lebih tinggi, tekanan air akan menjadi lebih kuat dan mengalir lebih cepat ke kamar mandi. Ini dapat meningkatkan kenyamanan saat menggunakan air, terutama dalam situasi di mana tekanan air alami di lingkungan Anda tidak cukup kuat.


Namun, perlu diingat beberapa pertimbangan penting sebelum menempatkan tandon air di atas kamar mandi, yaitu:

  • Pastikan bahwa struktur kamar mandi dan dinding di bawahnya cukup kuat untuk menopang beban tandon air yang terisi penuh. Jika perlu, konsultasikan dengan seorang profesional untuk memastikan kekuatan dan keamanan struktur sebelum melakukan pemasangan.

  • Pilihlah ukuran tandon air yang sesuai dengan ruang yang tersedia di atas kamar mandi. Jangan memilih tandon yang terlalu besar sehingga memberikan beban berlebih pada pondasi dan struktur bangunan. Sebagai saran, tandon air dengan kapasitas sekitar 500 liter bisa menjadi pilihan yang aman dan tidak terlalu berat untuk penempatan di atas kamar mandi.

  • Terakhir, perhatikan juga aksesibilitas dan pemeliharaan tandon air. Pastikan Anda dapat dengan mudah mengisi dan membersihkan tandon air tersebut tanpa kesulitan. Pemeliharaan yang baik akan memastikan air yang disimpan tetap bersih dan aman untuk digunakan.


3. Letak Tandon Air Di Menara Besi Atau Beton



Dalam merencanakan penempatan tandon air di rumah minimalis, ada opsi menarik lain yang dapat dipertimbangkan, yaitu menempatkannya dalam konstruksi menara besi atau beton. Selain memberikan solusi fungsional, penempatan tandon air dalam menara juga dapat memberikan sentuhan estetis yang menarik bagi rumah Anda. 

Salah satu keuntungan utama dari menempatkan tandon air di menara besi atau beton adalah fleksibilitas dalam penempatan. Anda dapat memilih untuk menempatkannya di berbagai lokasi yang tersedia di lahan Anda, seperti halaman belakang, samping rumah, atau sudut lahan yang masih tersisa. Dengan penempatan yang tepat, Anda dapat mengoptimalkan penggunaan ruang tanah yang tersedia.

Selain itu, menara tandon air juga memberikan nilai estetis yang menarik bagi rumah minimalis Anda. Menara besi atau beton dapat menjadi elemen desain yang mencolok dan memberikan sentuhan modern pada eksterior rumah. Anda dapat menyesuaikan desain menara dengan gaya rumah Anda, sehingga menciptakan tampilan yang serasi dan harmonis.

Namun, perlu diperhatikan bahwa kekokohan menara tandon air sangat penting. Pastikan bahwa menara yang Anda bangun benar-benar kokoh dan mampu menopang beban tandon air yang terisi penuh. Bahan seperti besi atau beton yang berkualitas baik dan proses konstruksi yang tepat sangatlah penting untuk memastikan keamanan dan kestabilan menara tandon air. 


4. Meletakkan Tandon Air di Bagian Belakang Rumah


Salah satu alasan utama mengapa orang seringkali memilih untuk meletakkan tandon air di belakang rumah adalah agar pemandangan depan rumah tetap terjaga dan tidak terhalang. 

Pada umumnya, kita ingin rumah kita terlihat indah dan menarik dari jalan atau lingkungan sekitarnya. Dengan menempatkan tandon air di bagian belakang rumah, kita dapat menjaga tampilan depan rumah tetap bersih, terorganisir, dan tidak dipenuhi oleh tangki air yang cukup besar.

Selain itu, penempatan tandon air di belakang rumah juga bertujuan untuk menghindari gangguan pada aktivitas sehari-hari di sekitar rumah. 

Dengan menempatkannya di belakang, kita dapat menghindari kebisingan dan getaran yang mungkin dihasilkan oleh tandon air jika diletakkan di dekat ruang hunian atau area yang sering digunakan. Hal ini juga membantu menjaga privasi dan kenyamanan penghuni rumah.


5. Letak Tandon Air Dengan Cara Ditanam




Dalam menghadapi keterbatasan lahan pada rumah minimalis, penempatan tandon air dengan cara ditanam menjadi solusi yang kreatif dan efektif. Dengan membangun atau menaruh tandon air secara tersembunyi di dalam tanah, Anda dapat memanfaatkan lahan yang terbatas dengan maksimal tanpa harus mengorbankan ruang yang berharga.


Penempatan tandon air yang tersembunyi di dalam tanah juga memberikan estetika yang menarik. Tanpa tandon air yang terlihat secara langsung, Anda dapat menjaga tampilan eksterior rumah minimalis Anda tetap rapi, bersih, dan bebas dari elemen yang mencolok. Hal ini akan memberikan kesan yang lebih terorganisir dan estetis pada rumah Anda.


Baca juga: Ide Desain Kamar Mandi MinimalisIde Desain Kamar Mandi Minimalis


Tips Meletakkan Tandon Air Rumah Minimalis


Meletakkan tandon air dengan bijak dan tepat adalah hal yang penting untuk memastikan pasokan air yang lancar dan aman di rumah minimalis Anda. Berikut ini tips tata letak tandon air di rumah minimalis:


1. Ukur ketinggian tandon air


Pertama-tama, penting untuk memperhatikan ketinggian tandon air yang akan Anda pasang. Mengingat ukuran rumah minimalis yang cenderung lebih kecil, letakkan tandon air dengan ketinggian yang sesuai. Meskipun demikian, perlu diperhatikan juga aspek keamanan rumah Anda.


Untuk ketinggian tandon di antara 2 sampai 4 meter, tekanan air dan hasil semburannya akan tergolong rendah. Hal ini perlu dipertimbangkan terutama jika Anda memiliki kebutuhan air yang lebih tinggi, seperti untuk keperluan mandi atau kegiatan rumah tangga lainnya.


Jika tandon air diletakkan dengan ketinggian antara 4 hingga 6 meter, maka semburan air yang dihasilkan akan cukup besar. Ini bisa menjadi pilihan yang baik jika Anda memiliki kebutuhan air yang lebih tinggi atau ingin memastikan tekanan air yang cukup kuat.


Namun, jika ketinggian tandon air melebihi 7 meter, perlu berhati-hati. Semburan dan tekanan air akan sangat besar pada ketinggian ini. Anda perlu memastikan bahwa sistem tandon air dan instalasi pipa di rumah minimalis Anda cukup kuat untuk menangani tekanan air yang tinggi.



2. Berikan Alas untuk Tandon Air


Saat Anda memiliki tandon air di rumah, penting untuk memberikan alas yang kokoh sebagai penopang. Hal ini tidak hanya meningkatkan stabilitas tandon, tetapi juga melindungi dari risiko kerusakan dan kegagalan struktur yang dapat terjadi akibat beban berat air di dalamnya.


  • Memahami Beban dan Dampaknya pada Tandon Air


Pertama-tama, penting untuk memahami bahwa setiap volume air dengan jumlah 1.000 liter akan menghasilkan beban pada tandon sebesar 1 ton. Artinya, semakin besar kapasitas tandon air Anda, semakin berat beban yang harus ditopang oleh alas tandon. Oleh karena itu, penting untuk memberikan alas yang kuat dan kokoh untuk menahan beban tersebut dengan aman.


  • Alas yang Datar, Bersih, dan Bebas Ganjalan


Alas yang diberikan pada tandon air harus datar, bersih, dan bebas ganjalan. Hal ini akan memastikan bahwa penopang tandon tidak akan menjadi bengkok atau tidak merata akibat tekanan beban air yang signifikan. Pastikan bahwa permukaan alas tandon rata dan tidak ada kemiringan yang signifikan. Gunakan pengukur atau level untuk memastikan bahwa alas tandon berada dalam posisi yang sejajar.

0 Response to "5 Pilihan Tata Letak Tandon Air Rumah Minimalis"

Post a Comment