1 Sak Mortar Acian Berapa M2: Ini Cara Hitung Kebutuhan Mortar

Saat melakukan proyek bangunan, hal yang paling penting adalah memperkirakan kebutuhan material yang tepat agar proyek dapat berjalan lancar dan sesuai dengan anggaran yang tersedia. Salah satu material yang sangat penting untuk proyek bangunan adalah mortar.

Mortar adalah campuran bahan bangunan yang digunakan untuk menempelkan bata atau batu untuk membentuk dinding. Mortar terdiri dari semen, pasir, kapur, dan air. Saat akan membeli mortar, pertanyaan yang sering muncul adalah berapa sak mortar acian yang diperlukan untuk menutupi luas tertentu.





Luas yang Dapat Ditutupi oleh 1 Sak Mortar


Mortar berfungsi sebagai bahan perekat untuk bata, plesteran, dan acian pada dinding.

Namun, pertanyaan yang sering muncul adalah, berapa banyak mortar yang dibutuhkan untuk menyelesaikan proyek tertentu? Salah satu cara untuk memperkirakan kebutuhan mortar adalah dengan mengetahui berapa luas yang dapat ditutupi oleh satu sak mortar.

Ukuran sak mortar acian yang umum digunakan adalah 40 kg. Satu sak mortar acian dengan ukuran tersebut dapat menutupi luas sekitar 2 meter persegi dengan ketebalan mortar sekitar 1 cm. Namun, perlu diingat bahwa kebutuhan mortar akan bervariasi tergantung pada jenis dan kebutuhan proyek.

Jenis mortar yang berbeda memiliki karakteristik yang berbeda pula. Ada beberapa jenis mortar yang dapat digunakan, antara lain mortar semen, mortar kapur, surkhi mortar, dan mortar lumpur. Keunggulan dari penggunaan mortar adalah adanya kandungan semen yang akurat, kualitas dan kekuatan yang konsisten, mengurangi pencampuran dan biaya tenaga kerja, serta mengurangi limbah.

Pada umumnya, penggunaan mortar juga mempercepat waktu pekerjaan, karena proses pengeringan yang lebih cepat. Dalam waktu 24 jam, plesteran dengan mortar sudah dapat diaci. Selain itu, daya rekatnya yang lebih kuat dan permukaannya yang lebih halus membuat mortar cocok digunakan pada bata ringan.

Namun, perlu diingat bahwa penggunaan mortar harus memenuhi beberapa sifat yang baik, antara lain mudah dikerjakan, memiliki kekuatan yang memadai, dapat kering dengan cepat, keras dan tahan lama, mampu mengikat batu bata atau batu bangunan dengan benar, dan terjangkau.



Cara Menghitung Kebutuhan Mortar


Berikut ini adalah cara menghitung kebutuhan mortar untuk menyelesaikan proyek bangunan:


1. Hitung Luas Dinding

Anda harus mengukur luas dinding yang akan dilapisi mortar. Luas dinding dapat dihitung dengan cara mengalikan panjang dan lebar dinding. Misalnya, jika dinding memiliki panjang 7 meter dan lebar atau tinggi 4 meter, maka luas dinding tersebut adalah 28 meter persegi.


2. Hitung Ketebalan Mortar

Ketebalan mortar yang digunakan tergantung pada jenis batu atau bata yang digunakan. Umumnya, ketebalan mortar untuk batu bata merah adalah sekitar 1 cm, sedangkan untuk batu bata ringan adalah sekitar 0,5 cm. Jadi, tentukan ketebalan mortar yang akan digunakan untuk menutupi dinding.


3. Hitung Jumlah Mortar

Setelah mengetahui luas dinding dan ketebalan mortar, Anda dapat menghitung jumlah mortar yang dibutuhkan. Jika satu sak mortar berukuran 40 Kg dapat menutupi luas permukaan 2 meter persegi, maka per 20Kg dapat menutupi luas dinding 1 meter persegi. Dengan begitu, rumus cara menghitung kebutuhan mortar adalah:


Jumlah kebutuhan mortar = luas dinding x 20 Kg/m2


Misalnya, jika luas dinding yang akan dilapisi mortar adalah 112 meter persegi dan ketebalan mortar yang digunakan adalah 1 cm, maka jumlah mortar yang dibutuhkan adalah:


= 112 m2 x 20 kg/m2 = 2240 kg atau sebanyak 112,5 sak. Karena biasanya toko bangunan menjual mortar per sak, maka Anda bisa membeli sebanyak 113 sak mortar.

0 Response to "1 Sak Mortar Acian Berapa M2: Ini Cara Hitung Kebutuhan Mortar"

Posting Komentar