5 Penyebab dan Cara Mengatasi Tembok Retak



Rumah yang kami tinggali memang sudah berusia lama. Beberapa kali renovasi sudah dilakukan oleh bapak. Dan masalah utama dari perlunya dilakukan renovasi tersebut adalah tembok yang mengalami keretakan. Tiap bagian dinding beda penyebabnya, ada yang disebabkan sambungan tembok sehingga risiko retak cukup tinggi, dan juga ada yang timbul karena adanya celah pada saluran pipa atau kabel.

Baca juga: Biaya Renovasi Rumah dan Tips Menghematnya


Lalu, bagaimana sih cara mengatasi tembok retak tersebut? Tembok retak tidak bisa dianggap sepele. Segera lakukan penutupan agar keretakannya tidak semakin membesar dan semakin parah. Namun, sebelum mengambil tindakan untuk menutup retak pada tembok, ketahui dahulu penyebabnya sehingga dapat diatasi dengan cara yang tepat.


Penyebab Tembok Mengalami Retak Dan Cara Mengatasinya

Mungkin dari sebagian kita ada yang bertanya-tanya kenapa tembok dinding bisa retak. Alasannya adalah ada beberapa faktor, yaitu sebagai berikut:


1. Perubahan Cuaca Secara Ekstrim


Penyebab pertama yang biasanya membuat tembok retak itu adalah adanya perubahan cuaca secara ekstrim. Perubahan cuaca dari musim panas ke musim dingin membuat material dinding mengalami pengembangan dan penyusutan secara tiba-tiba.

Karena terjadi dalam waktu cukup lama, dinding juga pada akhirnya akan mengalami retak kecil saja Biasanya, cara mengatasi tembok retak akibat dari perubahan cuaca ini cukup dengan menambalnya menggunakan acian dan lalu mengecat-nya.

2. Kualitas Material yang Rendah/Buruk

Mulai dari batu bata, pasir, semen, hingga cat sendiri masing-masing memiliki produk yang beragam. Ada yang berkualitas rendah, sedang, dan bagus. Penggunaan bahan material yang kualitasny rendah tentu dapat berpengaruh terhadap ketahahan tembok/dinding.

Kualitas plesteran dan acian yang dikerjakan oleh orang yang kurang berpengalaman juga dapat mempengaruhi kualitasnya. Jika plesteran dan acian bermutu rendah, maka tembok mudah mengalami retak.

Cara mengatasinya, lebih tepatnya mencegah keretakan tembok, adalah dengan menggunakan takaran komposisi yang pas saat memplester dan mengaci. Hindari mengaplikasikan acian sebelum plesteran dinding benar-benar kering, karena inilah faktor penyebab munculnya retak pada tembok.

Baca juga: Cara Mudah dan Tepat Melakukan Plesteran Dinding


3. Celah pada Saluran Pipa atau Kabel

Saluran pipa dan juga jaringan kabel biasanya ditanam di dalam tembok yang bertujuan agar tampilan rumah nampak rapi dan indah. Namun ada yang perlu diwaspadai, yaitu biasanya terdapat celah yang memungkinkan tembok bisa mengalami keretakan.

Tembok yang mengalami retak akibat dari saluran pipa/kabel ini biasanya menyebabkan retak yang cukup panjang mengikuti panjang salurannya. Dan cara mengatasi tembok retak akibat dari faktor yang satu ini satu-satunya adalah dengan membongkar seluruh bagian dinding yang retak terlebih dahulu.


4. Sambungan Material Berbeda


Padu-padan beragam material dalam proses pembangunan rumah tentu sesuatu yang wajar. Namun, hal ini justru bisa berdampak pada kerusakan bangunan jika tidak diperhitungkan secara matang.

Sebagai contoh, instalasi tembok (batu-bata) dengan pintu (kayu). Gesekan antara keduanya lama-lama akan menyebabkan kerusakan akibat perbedaan massa jenis. Soal kualitas sambungan, biasanya tukang atau kontraktor rumah lebih tahu.


5. Bencana

Retakan sedang hingga besar biasanya disebabkan oleh adanya bencana yang mengakibatkan struktur tembok mengalami pergeseran. Penyebabnya dapat berupa adanya benturan keras, pergeseran tanah (gempa bumi), dan penurunan muka tanah.

Tentu saja kejadian tersebut sulit untuk diprediksi. Jika kerusakannya tidak terlalu parah,  maka dapat diperbaiki dengan cara menambalnya. Selain itu, sebagai bentuk antisipasi cara yang dapat dilakukan adalah dengan cara merencanakan bangunan sesuai dengan pedoman teknis standar bangunan tahan bencana (gempa) yang telah dikeluarkan oleh Kementerian Pekerjaan Umum memalui Ditjen Cipta Karya.

Masing-masing faktor penyebab tembok retak di atas tentu memiliki cara penanganan yang berbeda-beda. Ada yang hanya perlu dilakukan penambalan dinding yang retak/berlubang, akan tetapi juga ada yang sampai perlu dilakukan pembongkaran. Untuk itu diperlukan proses identifikasi terlebih dahulu apa penyebab timbulnya keretakan tersebut. 

0 Response to "5 Penyebab dan Cara Mengatasi Tembok Retak"

Posting Komentar