Menghitung Kemiringan Tangga

Ada beberapa faktor yang berpengaruh terhadap kenyamanan tangga. Selain ukuran tangga yang ideal, sudut kemiringan tangga juga sangat penting untuk dibuat ideal sehingga aman dan nyaman saat digunakan.

Besaran kemiringan tangga perlu sekali untuk direncanakan dengan baik agar tangga nampak bagus dan tidak terlalu curam sehingga tidak membahayakan bagi penggunanya. 

Lalu, apa itu kemiringan tangga dan bagaimana cara mengetahui sudut kemiringan tangga bisa dikatakan ideal atau tidak. Berikut ini adalah penjelasannya.

Apa itu Kemiringan Tangga?

Kemiringan tangga adalah ukuran kemiringan tangga yang didapatkan dari perbandingan tinggi tangga dan panjang tangga sehingga dapat berpengaruh pada jumlah anak tangga yang akan dibuat. 

Semakin banyak anak tangganya, semakin tidak efisien dan penggunanya akan cepat mengalami kelelahan. Semakin sedikit anak tangganya, pengguna juga akan merasakan kelelahan akibat jarak antar anak tangga yang cukup tinggi. 

Oleh karenanya, dibutuhkan ukuran kemiringan tangga yang ideal.


Rumus Mencari Besaran Sudut Kemiringan Tangga


Rumus dari koefisien kemiringan tangga adalah perbandingan panjang tangga (ruang yang dibutuhkan untuk tangga) dan tinggi tangga (lantai bawah dan lantai atas). Atau dalam bahasa matematikanya bisa dituliskan seperti berikut ini:

Z = y / x

Dengan:

Z = koefisien kemiringan tangga 

y = tinggi tangga

x = panjang tangga


Adapun berikut ini adalah klasifikasi koefisien kemiringan (z):

  • Koefisien kemiringan 0,1-0,36, artinya kemiringannya 6o – 20o.
  • Koefisien kemiringan 0,36-0,44, artinya kemiringannya 24o – 45o.
  • Koefisien kemiringan 0,44-1,0, artinya kemiringannya 45o – 75o.
  • Koefisien kemiringan >3,7, artinya kemiringannya 75o – 90o


Nah, untuk kamu yang ingin mendapatkan tangga yang ideal sehingga nyaman saat digunakan maka rencanakan kemiringannya sekitar 45o atau tinggi tangga (y) tidak boleh lebih besar dari pada nilai panjang tangga (x). 

Tangga yang terlalu landai (y jauh lebih kecil daripada x) akan berdampak pada jumlah anak tangga menjadi lebih banyak. Hal ini tentunya memaksa pengguna untuk menaiki undakan anak tangga yang jauh lebih banyak sehingga cukup menyebabkan kelelahan apalagi dengan ketinggian tertentu.

Contoh Cara Mencari Kemiringan Tangga


Untuk lebih memahamkan, berikut ini kami berikan contoh studi kasus penghitungan sudut kemiringan tangga.

Misalkan:

Sebuah rumah dua lantai akan didirikan sebuah tangga untuk mengubungkan lantai satu dengan lantai dua. Adapun ukuran panjang tangga yang sudah disiapkan adalah 6 meter dan tinggi antara lantai satu dengan lantai dua adalah 4 meter. 

Maka, hitunglah koefisien kemiringan tangga dan sudutnya!


Diketahui:

  • X = 6 meter
  • Y = 4 meter


Ditanya: Z atau koefisien kemiringan tangga?

Jawab:

Z = y/x = 4/6 = 0,667. Maka, sudut kemiringan tangga termasuk ke dalam 45-75 derajat atau tergolong ideal sehingga nyaman ketika digunakan untuk naik dan turun tangga.


Itulah ulasan mengenai cara menghitung koefisien kemiringan tangga. Sehingga harapannya kamu dapat memperkirakan berapa panjang tangga yang dibutuhkan agar pembuatan tangga bisa ideal ketika ingin mendirikannya antar lantai atas dan bawah.

0 Response to "Menghitung Kemiringan Tangga"

Post a Comment