Harga Spandek dan Perbedaannya dengan Galvalum

Atap rumah zaman sekarang tidak hanya menggunakan genteng. Saat ini sudah banyak pilihan bahan penutup atap yang bisa digunakan. Salah satunya adalah penutup atap berbahan metal seperti spandek. 

Spandek dijadikan sebagai bahan bangunan untuk penutup atap yang terbuat dari seng/aluminium. Untuk harganya cukup bervariasi, tergantung pada ukuran dan mereknya.

Spandek dan Galvalum


Ukuran lebar spandek ini cukup beragam dengan pilihan warna yang juga bervariasi. Contoh warnanya yang dijual di pasaran, meliputi warna putih, hijau, abu-abu, jingga, hitam, ungu, dan masih banyak lagi. 

Pemakaian atap spandek ini memang sedang populer, karena selain harganya yang cukup murah, tampilannya bagus dan proses pemasangannya tidak membutuhkan waktu yang lama.

Kelebihan dari Atap Spandek

Spandek ini menjadi banyak digunakan dalam bahan konstruksi bangunan, karena memang memiliki banyak keunggulan seperti berikut ini:

1. Cara Mengaplikasikannya Mudah

Kelebihan utama dari material spandek ini adalah cara memasangnya mudah. Bahkan untuk menutupi seluruh bagian atas rumah menggunakan bahan spandek dengan struktur rangka yang tidak terlalu rumit, dan tak butuh waktu lama untuk memasangnya. Atap spandek juga aman dari angin besar dibandingkan dengan genteng atau jenis atap lainnya.

2. Anti Pecah

Bahan spandek memiliki tingkat ketebalan rata-rata sekitar 0,3 mm – 0,5 mm. Tingkat ketebalannya memang relatif tipis tetapi bahannya tidak mudah hancur. Bahan pembuatannya juga terdiri dari bahan kimia yang kualitasnya sangat baik, sehingga bahannya sangat kokoh dan juga tebal.

Spandek juga tidak mudah retak, tidak mudah pecah dan memiliki kemampuan dalam mengusir rayap atau serangga.

3. Memiliki Berbagai Macam Warna

Bagian permukaan atap bahan spandek ini lebih mudah dicat dan Anda bisa memilih kombinasi warna yang sesuai dengan keinginan. Atap spandek ini sebenarnya sudah memiliki warna dasar pada saat diproduksi oleh pabrik.

4. Daya Tahannya Baik dan Lama

Atap berbahan spandek ini juga memiliki daya tahan yang cukup lama, sehingga bisa dipakai dalam waktu lama. Bahkan bahan spandek ini mampu bertahan sampai 20 tahun lamanya. Campuran komposisi pada bahan spandek ini juga sangat tepat dengan menggunakan bahan dasar seng serta aluminium.

Perbedaan Atap Berbahan Spandek dan Galvalum

Pemakaian genteng pada atap rumah sudah jarang digunakan. Kebanyakan rumah zaman sekarang menggunakan bahan metal, karena memang lebih banyak keuntungannya. Berikut ini perbedaan dari bahan spandek dan juga galvalum untuk atap rumah:

· Bahan Galvalum

Atap dengan bahan galvalum adalah jenis atap baja ringan yang kualitasnya baik. Campuran bahan atap galvalum terdiri dari campuran zinc, galvanis, dan ditambah dengan aluminium. Beberapa bahan campuran itulah yang menjadikan spandek menjadi bahan yang tahan lama, dan juga anti karat. Galvalum juga menjadi bahan material yang tidak mudah berkarat.

Ketahanan bahan galvalum bisa mencapai 50 tahun lamanya dan tidak akan mudah mengelupas. Bahkan bahan bekasnya masih bisa didaur ulang, sehingga galvalum ini disebut dengan bahan yang ramah lingkungan.

· Bahan Spandek

Spandek menjadi salah satu bahan material yang sifatnya cukup fleksibel, yang menyebabkan spandek ini lebih elastis dan tegangan tariknya tinggi. Keunggulan dari bahan spandek ini jauh lebih tahan lama dibandingkan bahan untuk pembuatan atap yang lainnya. Terkena cuaca buruk sekalipun atap berbahan spandek ini tetap kuat dan tak akan rusak.

Ada banyak sekali pilihan warna yang menarik pada bahan spandek tersebut. Itulah yang membuat atap spandek ini lebih banyak dipilih karena pilihan warnanya variatif. Namun, berbeda dengan bahan galvalum yang memiliki ketahanan hingga 50 tahun, ketahanan dari bahan spandek ini hanya sampai 20 tahun saja, walaupun kualitasnya sama baik dan terjamin.

Mana yang lebih baik antara bahan spandek dan bahan galvalum sebenarnya keduanya sama-sama baik. Anda bisa memilih salah satu yang sesuai dengan kebutuhan Anda dalam membangun rumah. Namun, jika Anda tinggal di wilayah yang berada di dataran tinggi, sebaiknya menggunakan bahan spandek saja karena spandek memiliki kemampuan untuk menyerap panas dengan baik.

Harga Spandek Terbaru

Berikut ini daftar harga dari atap berbahan spandek yang bisa menjadi pertimbangan Anda, di antaranya yaitu:

Ukuran dan Jenis Spandek

Harga

Spandek Tebal 0.45 Lebar 1.05m

Rp83.950,- per meter

Spandek Tebal 0.25 Lebar 1.05m

Rp43.000,- per meter

Spandek Tebal 0.40 Lebar 1.05m

Rp75.000,- per meter

Spandek Tebal 0.30 Lebar 1.05m

Rp54.000,- per meter

Spandek Tebal 0.35 Lebar 1.05m

Rp60.000,- per meter

Cara Memasang Atap Spandek

Pemasangan atap spandek ini memang memerlukan tim dan ahli yang profesional. Berikut ini beberapa langkah yang bisa Anda lakukan untuk memasang atap spandek:

  1. Ukur jarak tumpuannya terlebih dahulu
  2. Buat desain kuda-kuda baja ringan yang mendukung hal-hal berikut ini: bagaimana kekuatan spandek dalam menahan beban atap, bagaimana tingkat kemiringan atap supaya hujan bisa mengalir dengan lancar, serta bagaimana cara menentukan panjang top chord.
  3. Jika desain yang dibutuhkan sudah dibuat, kini saatnya untuk memasang kuda-kuda.
  4. Langkah selanjutnya adalah pemasangan reng pada tutup atap yang digunakan. Pastikan ukuran reng dengan lebar daun atap sudah sesuai. Jarak antara reng tersebut berbeda-beda, tergantung pada jenis penutup yang digunakan.
  5. Lakukan pemasangan dengan sangat rapi supaya tidak terjadi kebocoran pada saat hujan tiba.
  6. Khusus untuk pemasangan flashing, rabung, nok pinggir, dan sebagainya harus dilakukan dengan lebih cermat, kuat dan teliti.

Dari penjelasan di atas, jelas sudah bahwa bahan spandek atap ini memang sangat berkualitas. Ditambah lagi dengan harga spandek yang sangat terjangkau. Anda bisa menggunakan atap galvalum atau bisa juga menggunakan atap spandek sebagai kombinasi ataupun alternatif pengganti atap genteng.

0 Response to "Harga Spandek dan Perbedaannya dengan Galvalum"

Post a Comment