E-Katalog Pacu Pengembangan Instrumen yang Baru


Dinamika perkembangan e-katalog menuntut Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah untuk terus berinovasi dan memanfaatkannya dalam mendukung pasar pengadaan di Indonesia. Di tengah tuntutan optimalisasi pengkatalogan produk hingga perbaikan sistem pasar pangadaan, e-katalog tumbuh dan berkembang menjadi instrumen pengadaan yang baru.

“Kalau kita lihat juga, dinamika katalog itu bergerak demikian cepat. Kalau dulu kita hanya mikir e-katalog itu membantu pemerintah untuk mempercepat proses pengadaan, tapi kemudian terdapat kebutuhan-kebutuhan lainnya yang ternyata juga bisa dipenuhi oleh e-katalog,” ujar Deputi Bidang Monitoring, Evaluasi, dan Pengembangan Sistem Informasi Sarah Sadiqa.

Menurut Sarah, e-katalog kini bahkan telah berperan ganda sebagai instrumen baru untuk melakukan koreksi atas struktur harga produk-produk tertentu. Dengan keterbukaan spesifikasi, harga, dan merek, pemerintah dan masyarakat dapat membandingkan harga produk secara langsung. Apalagi, melalui dukungan crowd management, koreksi pasar menjadi sangat mungkin terwujud dan memudahkan LKPP dalam memformulasikan struktur harga yang wajar.  “Di mana harga itu tidak terbuka, maka harapannya katalog ini bisa memberikan benchmark harga yang baik,” ujar Sarah dalam acara “Sosialisasi e-Katalog Lokal serta Vendor and Government Gathering” beberapa waktu yang lalu, di Bali.

Lebih lanjut, Sarah menjelaskan bahwa e-katalog yang awalnya hanya beberapa komoditas kini bahkan telah berkembang sangat cepat, termasuk dalam memenuhi kebutuhan pemerintah daerah melalui usulan-usulan produk yang diterima LKPP. Dengan menyeleksi produk-produk strategis, e-katalog pun semakin masif digunakan oleh seluruh K/L/D/I.  “Pertama kalinya kita melangkah e-katalog dengan empat lima komoditas, tetapi kemudian setelah berjalannya waktu masuk usulan pertama kali bahkan dari pemerintah DKI Jakarta,” terangnya.

Dalam perkembangannya, beberapa e-commerce kini telah mengagregasikan produknya ke dalam e-katalog. Bahkan, produk yang telah dikatalogkan kini telah mencapai 63 ribu produk.

Sementara itu, untuk mengefektifkan manajemen daftar usulan dan pemrosesan katalogisasi produk, LKPP telah menambahkan menu pelayanan informasi yang dapat diakses pada laman: https://e-katalog.lkpp.go.id/pelayanan-informasi.  Dari situ, setiap penyedia akan dapat melakukan pemutakhiran informasi secara cepat, misalnya jadwal verifikasi dokumen, penambahan produk, dan jadwal negosiasi.

Source : lkpp.go.id

0 Response to "E-Katalog Pacu Pengembangan Instrumen yang Baru"

Posting Komentar