Cara Menghitung Nilai Kontrak sebelum PPn

Ketika sebuah perusahaan dinyatakan sebagai pemenang lelang/pengadaan, maka langkah team pengadaan di sebuah perusahaan adalah menghitung laba/untung dari pekerjaan tender tersebut. Untuk mendapatkan nilai keuntungan pada suatu pekerjaan tender, yang pertama kali dilakukan adalah mengurangi nilai kontrak dengan nilai PPn 10% (Menghitung dahulu nilai kontrak sebelum PPn) sehingga ditemukan Nilai Grand Total setelah terkena potongan Pajak PPn 10%. Berikut Rumus asal muasal (rumus aritmatika) menghitung Nilai Kontrak Sebelum PPn:

a. Diketahui :

Harga Jual = HJ
PPN = 10% HJ
Nilai Kontrak = NK

 b. Ditanya : Menghitung HJ atau Nilai DPP (Dasar Pengenaan Pajak)?

NK = HJ + 10% HJ
= 100% HJ + 10% HJ
= 110% HJ
= (110/100) * HJ

HJ = (100/110) * NK (RUMUS SINGKAT)


atau

PPN = 10% * HJ
= (10/100) * HJ

PPN = (10/100) * (100/110) * NK

= (10/110) * NK

HK = HJ + PPN
HJ   = HK -PPN
       = HK - ((10/110)*NK)

Contoh : Nilai kontrak suatu pekerjaan sebesar Rp. 1.000.000.000,-. Berapakah Nilai kontrak sebelum PPn atau Nilai DPP (Dasar Pengenaan Pajak)?

Jawab :

HJ = (100/110)*NK
     = (100/110)*(Rp. 1.000.000.000)
     = Rp. 909.090.909

Silahkan dihitung sendiri nilai PPn nya..... :)

0 Response to "Cara Menghitung Nilai Kontrak sebelum PPn"

Post a Comment

Contact Us