Mengenal Tipe-Tipe Furniture, Inovasi, Dan Bahan Pembuatnya

Furniture atau mebel merupakan elemen penting yang tidak bisa dilewatkan dalam dunia desain interior. Furniture menjadi bagian yang tak terpisahkan dari keindahan dan fungsi ruangan dalam bangunan. 

Di beberapa negara, para produsen dan penjual furniture harus mematuhi standar industri yang berbeda-beda untuk memastikan keselamatan dan kualitas produknya. Standar-standar tersebut biasanya mencakup faktor seperti bahan yang digunakan, teknik konstruksi, dan persyaratan keselamatan terhadap bahaya kebakaran. 

Apapun pilihan Anda, baik itu desain tradisional atau kontemporer, ada banyak jenis dan bahan furniture yang bisa dipilih, masing-masing dengan manfaat dan gaya yang unik.

Asal Muasal Kata Furniture Dan Mebel


Kata "furniture" sebenarnya berasal dari bahasa Prancis, yakni "fourniture". Kata ini sendiri berasal dari kata "fournir" yang memiliki arti perabot rumah atau ruangan. Jadi, secara harfiah, furniture merujuk pada perabotan rumah tangga seperti meja, kursi, lemari, dan berbagai elemen lainnya yang ada dalam suatu ruangan. Kata ini telah menjadi bagian dari kosakata yang digunakan secara luas dalam berbagai bahasa di dunia, termasuk dalam bahasa Indonesia.


Sementara itu, kata "mebel" memiliki asal muasal yang berbeda. Kata "mebel" berasal dari kata "movable" dalam bahasa Inggris yang berarti bisa dipindahkan. Sebagai furniture, mebel memiliki fungsi utama sebagai tempat penyimpanan barang di dalam atau luar ruangan. Namun, mebel juga memiliki peran penting sebagai aksesoris pelengkap ruangan yang mampu meningkatkan nilai estetika dan keindahan ruangan tersebut.



Fungsi Dan Kegunaan Furniture


1. Meningkatkan produktivitas

Salah satu fungsi utama dari furniture adalah membantu dalam melaksanakan berbagai aktivitas sehari-hari. Kursi, sofa, dan bangku memberikan tempat yang nyaman untuk duduk dan istirahat setelah seharian beraktivitas. Meja kerja atau meja makan memberikan ruang untuk bekerja atau menyantap makanan dengan nyaman. Lemari dan rak memberikan tempat untuk menyimpan dan mengorganisir barang-barang, sehingga ruangan terlihat lebih teratur dan efisien.


2. Menyulap rumah menjadi surga desain yang memikat

Furniture juga berperan penting dalam menciptakan desain interior yang menarik dan indah. Dengan pemilihan furniture yang tepat, ruangan dapat diubah menjadi tempat yang nyaman dan estetis. Desain furniture yang dipilih dengan hati-hati dapat memberikan sentuhan khusus dan karakteristik pada suatu ruangan. Pemilihan warna, bentuk, dan tekstur furniture dapat menghadirkan suasana yang unik dan mempercantik ruangan.


3. Memberikan sentuhan ruangan yang lebih memiliki art

Selain sebagai alat fungsional, furniture juga memiliki nilai seni yang tinggi. Desain furniture yang unik, detail ornamen yang indah, dan penggunaan bahan yang menarik dapat memberikan sentuhan seni pada ruangan. Furniture bukan hanya sebagai objek utilitarian, tetapi juga sebagai karya seni yang menghiasi ruangan. Dengan memadukan furniture yang dipilih dengan cermat, ruangan dapat menjadi tempat yang penuh dengan nilai seni dan keindahan.


4. Menghadirkan harmoni dan keindahan pada interior

Furniture juga berperan dalam membantu menyimpan dan mengatur barang-barang dengan lebih rapih. Kabinet, lemari, dan rak memberikan ruang penyimpanan yang efisien dan terorganisir. Dengan adanya furniture penyimpanan ini, barang-barang seperti buku, pakaian, peralatan rumah tangga, dan koleksi lainnya dapat disimpan dengan teratur dan mudah diakses. Ini membantu menciptakan lingkungan yang lebih rapih dan bebas dari kekacauan.



Tipe Furniture Dan Inovasinya


Berikut ini tipe furniture berdasarkan inovasi yang telah ditemukan oleh pengrajin furniture:


1. Furniture Mobile




Furniture mobile telah menjadi salah satu inovasi menarik dalam dunia furnitur. Jenis furnitur ini ditandai dengan kefleksibelan dan kemudahan dalam pemindahan dari satu tempat ke tempat lain. 

Salah satu ciri khas dari furniture mobile adalah adanya roda pada bagian bawahnya, yang memungkinkan perabotan ini untuk dengan mudah dipindahkan.

Namun, seperti halnya inovasi lainnya, furniture mobile juga memiliki beberapa kelemahan yang perlu diperhatikan sebelum Anda memutuskan untuk membelinya. 

Salah satu kelemahan utama adalah risiko kerusakan pada komponen roda. Karena roda adalah bagian yang sering digunakan dan menopang berat perabotan saat dipindahkan, kemungkinan terjadinya kerusakan lebih tinggi dibandingkan dengan furniture biasa. 


2. Furnitur Knockdown



Furniture knockdown telah menjadi salah satu inovasi menarik dalam dunia furnitur. Jenis furnitur ini mirip dengan furniture mobile dalam hal fleksibilitas dan kemudahan dalam pemindahan. 

Salah satu ciri khas dari furniture knockdown adalah kemampuannya untuk dibongkar pasang. Komponen furnitur ini dilengkapi dengan engsel di beberapa sudutnya, sehingga memudahkan dalam proses perakitan dan pembongkaran. 

Anda dapat dengan mudah membongkar furnitur tersebut untuk memudahkan dalam pemindahan atau menyimpannya ketika tidak digunakan, dan kemudian memasangnya kembali dengan mudah saat diperlukan.

Namun, perlu diingat bahwa penggunaan furniture knockdown juga membutuhkan kehati-hatian dalam penggunaannya. Pemakaian yang sering dalam membongkar pasang furnitur ini dapat menyebabkan kerusakan pada engsel. 


3. Furnitur Free Standing



Furniture free standing telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Jenis furnitur ini ditemui di berbagai ruangan, baik di rumah, kantor, atau tempat umum. 

Dibandingkan dengan jenis furnitur sebelumnya, furniture free standing memiliki karakteristik yang sedikit berbeda. Furniture ini umumnya tidak dirancang untuk dibongkar pasang dan memiliki sifat permanen.

Meskipun bersifat permanen, furniture free standing tetap memungkinkan untuk dipindahkan ke tempat lain. 

4. Furniture Inflatable



Furnitur jenis ini sangat cocok untuk rumah-rumah dengan konsep minimalis, di mana penggunaan ruang yang efisien sangat diutamakan. Keistimewaan dari furnitur inflatable terletak pada kemampuannya untuk dikembangkan saat digunakan dan dilipat ketika tidak digunakan. Inilah yang membuat furnitur ini menjadi pilihan yang populer bagi mereka yang ingin mengoptimalkan ruang di rumah mereka.


Furnitur inflatable juga sangat fleksibel dan dapat digunakan di berbagai ruangan. Anda dapat menggunakan sofa inflatable di ruang tamu untuk bersantai, kasur inflatable sebagai opsi tempat tidur tamu yang nyaman, atau meja inflatable sebagai tempat untuk makan atau bekerja

5. Furniture Built In



Dalam dunia desain interior, furnitur built-in memiliki peran yang sangat penting. Jenis furnitur ini dikategorikan sebagai perabotan rumah tangga yang bersifat permanen, karena setelah dipasang, furnitur ini sulit untuk dipindahkan atau dipindahkan dengan biaya yang cukup besar.


Salah satu kelebihan dari furnitur built-in adalah kemampuannya dalam memanfaatkan lahan-lahan sempit di rumah. Sebagai contoh, ruang di bawah tangga yang seringkali terabaikan dapat dimanfaatkan untuk membuat lemari penyimpanan. Dengan demikian, furnitur ini dirancang khusus untuk mengoptimalkan penggunaan ruang yang ada.


Desain dan pembuatan furnitur ini disesuaikan dengan ruang yang tersedia, sehingga furnitur built-in akan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari rumah Anda.

6. Furniture Transformable





Dalam dunia desain furnitur, terdapat jenis yang sangat inovatif dan menarik, yaitu furnitur transformable

Salah satu keunggulan utama dari furnitur transformable adalah kemampuannya dalam berfungsi ganda atau multifungsi. Sebagai contoh, sebuah kursi meja makan biasa dapat diubah menjadi tangga yang berguna untuk mencapai tempat yang lebih tinggi. Begitu pula dengan tempat tidur yang dapat dengan mudah bertransformasi menjadi sofa saat tidak digunakan.

Namun, pembuatan furnitur transformable bukanlah hal yang mudah. Diperlukan keahlian khusus dalam menggabungkan dua fungsi menjadi satu bentuk yang harmonis dan fungsional. Oleh karena itu, furnitur ini sering kali memiliki nilai jual yang cukup tinggi. Namun, Anda tidak perlu khawatir karena nilai dan manfaat yang diberikan oleh furnitur ini sebanding dengan harganya.

Dalam inovasi furnitur transformable, desainer terus mengembangkan ide-ide baru untuk menciptakan furnitur yang lebih praktis dan elegan. Penggunaan material yang berkualitas juga menjadi perhatian dalam menghasilkan furnitur yang kuat dan tahan lama.


Bahan Furniture


Beberapa bahan dalam pembuatan furniture adalah:

1. Kayu Solid

Di dunia furniture, kayu solid adalah bahan yang mempesona dan memiliki daya tarik yang tak tertandingi. Sebagai salah satu bahan paling populer dalam pembuatan furniture, kayu solid memberikan keindahan alami dan kekuatan yang tahan lama. 

Selain keindahannya, kayu solid juga menawarkan kekuatan yang luar biasa. Sifat alami kayu solid yang padat dan kokoh membuat furniture yang terbuat darinya menjadi tahan lama dan dapat bertahan selama bertahun-tahun. 

Keandalan kayu solid membuatnya cocok untuk furniture yang menerima beban berat, seperti meja makan atau lemari penyimpanan. Keampuhan kayu solid dalam menghadapi tekanan dan benturan membuatnya menjadi pilihan yang terpercaya untuk furniture yang dirancang untuk digunakan dalam jangka panjang.



2. Veneer

Veneer merupakan lembaran kayu tipis yang dipotong dengan ketebalan antara 0,24 mm hingga 0,6 mm. Bahan ini sering digunakan sebagai pelapis bagian luar mebel dan terbuat dari kayu berkualitas tinggi.

Salah satu keunggulan utama dari veneer adalah kemampuannya untuk memberikan tampilan kayu asli yang indah pada furniture. Dengan menggunakan veneer, mebel akan memiliki penampilan yang mewah dan elegan, seolah-olah terbuat dari kayu solid. 

Keunggulan lainnya adalah kemampuan veneer untuk menghasilkan panel kayu yang memadukan beberapa lembaran veneer menjadi satu. Hal ini memungkinkan penciptaan pola dan desain yang unik, menciptakan efek visual menarik pada furniture. 

Dengan variasi warna, tekstur, dan pola kayu yang tersedia, veneer memberikan fleksibilitas dalam merancang furniture sesuai dengan selera dan kebutuhan pribadi.


3. Aluminium Composite Panel


Bahan ini tersedia dalam bentuk lembaran yang memudahkan para kreator mebel untuk mengembangkannya menjadi produk-produk menarik. Fleksibilitas ACP memungkinkan para desainer untuk menciptakan berbagai macam bentuk dan desain furniture yang mengikuti tren terkini.


Salah satu keunggulan utama ACP adalah variasi warna dan motif yang tersedia. ACP hadir dalam berbagai pilihan warna yang kuat dan atraktif, serta motif yang menarik seperti motif kayu, kuas, atau marmer. 

Selain keindahan dan fleksibilitas desain, ACP juga menawarkan karakteristik yang sangat menguntungkan dalam hal daya tahan. Bahan ini kuat, tahan karat, tidak mudah terbakar, dan tidak lapuk seiring waktu. 


Selain keuntungan-keuntungan tersebut, ACP juga memiliki sifat yang ringan. Hal ini membuatnya lebih mudah untuk diproses dan dipasang dalam pembuatan furniture. Furniture dari ACP menjadi lebih ringan, memudahkan transportasi dan instalasi di rumah konsumen.


4. Kaca


Furnitur berbahan kaca tidak hanya memberikan kilauan yang mengilap, tetapi juga memiliki karakteristik khusus yang membuatnya menonjol di antara bahan-bahan lainnya.

Salah satu keunggulan utama furnitur kaca adalah transparansinya. Furnitur ini memiliki permukaan tembus pandang yang memungkinkan cahaya alami merasuki ruangan dengan bebas. Efek ini menciptakan ilusi ruangan yang lebih luas dan terang, menjadikannya pilihan yang ideal untuk ruangan yang cenderung sempit atau kecil.

Selain itu, furnitur kaca juga memberikan sentuhan elegan dan modern pada desain interior. Kejernihan dan kilauan permukaannya menciptakan tampilan yang bersih dan mewah. Furnitur kaca dapat memberikan sentuhan artistik yang indah pada ruangan, terutama ketika digabungkan dengan bingkai logam atau kayu yang elegan. 



Spesifikasi Dan Standar Furniture


Adapun spesifikasi dan standar-standar furniture agar dinyatakan layak dipakai dan aman adalah:


1. Sesuai dengan standar nasional/internasional

Salah satu aspek penting dalam memastikan kualitas furnitur adalah memenuhi standar nasional/internasional yang berlaku. Standar Nasional Indonesia (SNI) dan Standar Internasional (ISO) adalah dua dari banyak standar yang digunakan di industri furniture. 

SNI adalah standar yang ditetapkan oleh Badan Standarisasi Nasional Indonesia (BSN) untuk memastikan bahwa produk memenuhi persyaratan kualitas, keselamatan, dan keandalan yang ditetapkan. Sementara itu, ISO adalah standar internasional yang diakui secara global, yang membantu memfasilitasi perdagangan internasional dan memastikan kualitas produk.


2. Material aman

Material yang digunakan dalam pembuatan furniture perlu diuji dan memenuhi persyaratan tertentu. Misalnya, material tersebut harus tahan terhadap sinar radiasi UV. Hal ini penting karena paparan sinar matahari secara berlebihan dapat menyebabkan perubahan warna dan kerusakan pada material, serta dapat memengaruhi kekuatan dan keandalannya. 

Dalam kehidupan sehari-hari, furniture sering terkena gesekan atau goresan yang dapat merusak permukaan. Bahan-bahan seperti laminasi atau pelapisan khusus dapat memberikan perlindungan tambahan terhadap goresan.

Selain itu, penting untuk menghindari penggunaan bahan seperti CFC (Chlorofluorocarbon). Bahan ini telah dilarang karena berkontribusi pada penipisan lapisan ozon dan memiliki dampak negatif pada lingkungan. Oleh karena itu, produsen furniture perlu memastikan bahwa bahan yang mereka gunakan bebas dari CFC dan mematuhi aturan dan regulasi yang berlaku.


3. Sesuai dengan standar ergonomic dan aman digunakan

Dalam upaya untuk menciptakan produk yang berkualitas dan aman, produsen furniture harus memperhatikan spesifikasi dan standar yang mengatur ergonomi dan keamanan furniture.

Standar ergonomi adalah panduan yang ditetapkan untuk memastikan bahwa furniture dirancang dengan mempertimbangkan kenyamanan dan keselamatan pengguna. 

Ergonomi berfokus pada cara pengguna berinteraksi dengan furniture, termasuk postur tubuh, kenyamanan saat digunakan, dan dukungan yang diberikan untuk mengurangi stres fisik. \

Dalam furniture yang dirancang dengan prinsip ergonomi, elemen-elemen seperti tinggi dudukan, penyesuaian yang mudah, dan bentuk yang mendukung digunakan untuk meningkatkan kenyamanan dan mengurangi risiko cedera atau ketidaknyamanan.

Selain ergonomi, keamanan juga merupakan faktor kunci dalam desain dan produksi furniture. Keamanan furniture melibatkan penerapan standar dan persyaratan tertentu untuk mencegah terjadinya kecelakaan atau bahaya. Misalnya, furniture harus tahan terhadap beban yang sesuai dan stabil saat digunakan. Bahan yang digunakan harus aman dan tidak berbahaya bagi kesehatan manusia.

0 Response to "Mengenal Tipe-Tipe Furniture, Inovasi, Dan Bahan Pembuatnya"

Posting Komentar