Mengenal Jenis Paku, Ukuran dan Harganya

Paku sebagai salah satu komponen vital pada konstruksi bangunan memiliki beragam jenis dan ukuran. Mengetahui ukuran paku berdasarkan jenisnya sangat penting agar Anda tidak salah dalam menentukan pilihan sehingga bisa diaplikasikan dengan tepat pada objek yang dipaku.

Misalnya, menggunakan paku yang terlalu besar justru akan merusak area yang dipaku bahkan bisa tembus hingga ke belakang. Atau jika Anda menggunakan paku yang terlalu kecil, tentunya paku tersebut tidak akan bekerja secara efektif. Oleh karena itu, simak pembahasan lengkap berikut.



Apa Itu Paku Bangunan?


Paku adalah komponen bangunan yang berfungsi menggabungkan dua komponen atau lebih. Tergantung jenisnya, paku terbuat dari berbagai bahan yang berbeda. Namun pada umumnya paku terbuat dari besi baja sehingga kokoh dan tidak mudah bengkok.

Paku baja lazim digunakan pada bangunan modern. Sedangkan bangunan tradisional masih menggunakan paku kayu atau bahkan akar tanaman untuk mengikat setiap bangunan.

Ada berbagai jenis paku yang tersedia di pasaran, seperti paku beton, paku seng, paku kawat baja, dan masih banyak lagi. Masing-masing jenis paku memiliki ukuran yang berbeda agar dapat berfungsi secara optimal.


Ukuran Paku Berdasarkan Jenisnya


Mengetahui jenis dan ukuran sangat penting sebelum Anda membeli paku untuk konstruksi bangunan. Berikut ini beragam jenis paku yang tersedia di pasaran beserta ukurannya.


1. Paku Beton



Paku beton merupakan salah satu jenis paku yang paling banyak digunakan pada bangunan. Dinamakan paku beton karena paku yang satu ini mampu melubangi dinding beton yang terkenal kuat dan kokoh.

Paku beton terdiri dari dua jenis, yaitu paku beton putih yang berukuran 2,5 cm – 12,5 cm dan paku beton hitam yang berukuran 3 cm – 7 cm. Jenis paku ini umumnya memiliki kualitas yang sangat baik dan sangat kuat.


2. Paku Kayu




Sesuai dengan namanya, paku kayu digunakan untuk menggabungkan dua komponen yang berbahan dasar kayu. Agar berfungsi maksimal, paku juga terbuat dari bahan kayu yang dibentuk sedemikian rupa agar dapat melubangi permukaan kayu lain.

Ukuran paku kayu cukup bervariasi, mulai dari 2 cm hingga 10 cm. Karena terbuat dari material kayu, paku ini kurang cocok untuk dinding beton.


3. Paku Kawat Baja




Paku kawat baja memiliki beberapa jenis, seperti paku usuk, paku eternit, hingga paku reng. Ukurannya juga cukup beragam mulai dari 6 cm hingga 12 cm.

Yang unik dari paku kawat baja adalah bagian kepala paku diberi goresan agar mampu menahan tekanan saat menerima pukulan. Bagian leher juga didesain kasar agar bisa mencengkeram dengan lebih kuat.


4. Paku Seng



Paku seng biasa disebut juga dengan paku payung karena memiliki bentuk kepala yang menyerupai payung. Jenis paku ini digunakan untuk menyambungkan lembaran asbes atau seng dan memiliki ukuran sekitar 7 cm hingga 10 cm.

Di pasaran, paku seng terbuat dari besi berlapis galvanis. Berdasarkan jenisnya, paku seng terdiri dari paku payung ulir dan paku pinus.


5. Paku Rivet


Paku rivet sering digunakan pada pembuatan furnitur berbahan dasar papan partikel. Paku ini terdiri dari dua komponen sehingga dapat menggabungkan dua bagian dengan lebih kuat. Paku rivet terbuat dari bahan besi berlapis galvanis atau cadmium.

Ukuran paku rivet cukup bervariasi tergantung jenisnya. Misalnya paku rivet struktural memiliki diameter 12 – 45 mm sedangkan paku rivet kecil berdiameter antara 2 – 10 mm.


6. Paku Bengkirai




Paku bengkirai cocok digunakan untuk memaku kayu keras seperti bakau dan kayu bengkirai. Terbuat dari besi dan baja berlapis galvanis, paku yang satu ini tergolong kuat dan kokoh sehingga sering digunakan pada konstruksi bangunan.

Paku bengkirai memiliki variasi ukuran mulai dari 2.5 cm – 10 cm sehingga bisa Anda sesuaikan dengan kebutuhan. Salah satu kelebihan paku bengkirai adalah kemampuannya untuk menggantikan paku kayu yang kurang kokoh.


7. Paku Duplex





Paku duplex merupakan salah satu jenis paku yang sering digunakan dalam proses pengecoran. Paku ini mempunyai ujung kepala berbentuk unik yang berfungsi untuk mengikat kawat. Selain itu, terdapat pula batang berulir yang berfungsi untuk memperkuat cengkeraman.

Mengenai ukuran, paku duplex tergolong cukup panjang karena berada pada kisaran 8 cm – 15 cm. Anda bisa menentukan ukuran yang tepat agar paku dapat berfungsi dengan baik.


8. Paku Cacing



Berbicara tentang ukuran paku berdasarkan jenisnya, Anda tidak boleh melewatkan jenis paku bangunan berbentuk unik yang sering disebut paku cacing. Alih-alih memiliki bentuk lurus memanjang, jenis paku yang satu ini bergelombang sehingga tidak menyerupai paku pada umumnya.

Pada penerapannya, paku cacing berfungsi untuk menggabungkan papan kayu agar tidak terlepas. Ukuran paku ini tergolong sangat kecil, yaitu sekitar 3 mm saja.


9. Paku Veneer Pin




Paku veneer pin mungkin terdengar kurang akrab di telinga Anda. Sesuai dengan namanya, paku ini digunakan untuk menggabungkan papan laminasi veneer agar tidak terlepas. Bentuknya yang ramping dan memanjang membuat paku ini terlihat sangat kecil.

Di pasaran, veneer pin tersedia dalam berbagai ukuran mulai dari 1 cm – 6 cm. Proses pemasangan paku ini tergolong mudah karena bentuknya yang kecil memanjang.


10. Paku Clout Head




Memiliki bentuk kepala yang cukup lebar, paku clout head sering digunakan untuk menyambung kayu atau sebagai dowel. Sekilas paku ini menyerupai paku beton, hanya saja bentuk kepalanya lebih lebar. Ukuran paku clout head berkisar antara 1,5 cm – 3 cm.


Harga Paku Bangunan


Setelah mengetahui berbagai jenis paku beserta ukurannya, kini saatnya untuk mengetahui harga paku berdasarkan jenisnya. Meskipun harga paku mungkin berbeda di daerah Anda, berikut kisaran yang bisa Anda gunakan sebagai referensi:


  • Paku beton: Rp 13.000 per boks
  • Paku seng: Rp 29.500 per kg
  • Paku rivet: Rp 30.000 per boks
  • Paku kayu: Rp 20. 500 per boks
  • Paku cacing: Rp 24.000 per 250 gram
  • Paku bengkirai: RP 25.000 per boks
  • Paku duplex: Rp 110.000 per dus (isi 1000)
  • Paku kawat baja: Rp 20.000 per kg
  • Paku veneer pin: Rp 15.000 per pak (isi 30)
  • Paku clout head: Rp 6.000 per 100 gram.


Dengan mengetahui ukuran paku berdasarkan jenisnya, Anda bisa menentukan pilihan sesuai kebutuhan dengan lebih mudah. Pastikan paku yang digunakan tidak terlalu besar atau terlalu kecil.

0 Response to "Mengenal Jenis Paku, Ukuran dan Harganya"

Posting Komentar