Fungsi Proposal dan Struktur atau Unsur-Unsurnya yang Harus Kamu Ketahui

Dokumen proposal dapat digunakan sebagai bentuk pengajuan rencana program, kegiatan, maupun usaha kepada pihak lain. Pembuat proposal tentunya harus mengetahui struktur atau unsur-unsur yang harus ada di dalam proposal sehingga proposal yang diajukan bisa memiliki tujuan dan fungsi sebagaimana yang diharapkan oleh si pembuat. 

Pemohon yang mengajukan proposalnya tentu harus membuat proposal sesuai dengan peruntukannya. Oleh karenanya, perlu diketahui juga jenis atau bentuk proposal sehingga tidak salah peruntukan proposal tersebut dibuat. Apakah dibuat untuk permohonan izin, dana, ataupun rencana kerja/bisnis. 




Kali ini, kita akan membahas berbagai hal mengenai proposal, terutama tentang fungsi dan unsur-unsurnya. Namun, sebelumnya kamu juga perlu mengetahui tentang pengertian proposal. Hal ini bertujuan agar kamu lebih mudah dalam menyusun maupun memahami proposal. Untuk lebih jelasnya, simak ulasan berikut ini dengan seksama.

Pengertian Proposal 



Proposal merupakan rencana yang tertuang dalam rancangan kerja yang dibuat secara sistematis, matang, dan teliti dan diajukan kepada pihak lain. Pihak yang mengajukan proposal akan berusaha meyakinkan pihak yang dituju agar mereka mau memberikan dukungan berupa dana, persetujuan, ataupun izin terhadap rencana usaha atau kegiatan yang dibuat.


Fungsi Proposal 



Fungsi proposal adalah sebagai berikut:

  • Untuk melakukan penelitian yang terkait dengan masalah politik, ekonomi, sosial, budaya, dan lain sebagainya.
  • Untuk mendirikan usaha, baik kecil, menengah, maupun yang berskala besar
  • Untuk mengajukan tender 
  • Untuk mengajukan pinjaman/kredit pada bank 
  • Untuk mengadakan suatu kegiatan, seperti misalnya seminar, diskusi, pelatihan, dan lain sebagainya

Tujuan Proposal 



Sementara itu, tujuan pembuatan proposal adalah untuk mendapatkan bantuan dana, dukungan, maupun perizinan.

Macam-Macam Proposal 



1. Secara Umum

  • Proposal Bisnis

Proposal bisnis adalah proposal yang berhubungan dengan dunia usaha, baik berupa perseorangan maupun kelompok. Contoh dari proposal ini adalah proposal untuk menjalin kerjasama antar perusahaan, proposal untuk mendirikan perusahaan, dan lain sebagainya.

  • Proposal Proyek 

Proposal proyek berkaitan dengan dunia kerja yang terdapat rencana bisnis ataupun komersil. Contoh dari proposal ini adalah proposal untuk proyek pengembangan.


  • Proposal Penelitian 

Proposal penelitian adalah proposal yang terkait dengan dunia akademik dan juga organisasi keilmuan.Proposal ini berfungsi untuk mengajukan ide, usulan, maupun gagasan yang ditujukan pada badan atau instansi tertentu untuk mengadakan penelitian terhadap suatu masalah.

  • Proposal Kegiatan 

Proposal ini berisi tentang rencana kegiatan, baik yang sifatnya individu maupun kelompok. Fungsi proposal ini adalah untuk mengajukan rencana kegiatan kepada pihak tertentu dengan harapan mereka akan memberikan dukungan berupa dana, izin, maupun persetujuan atas rencana tersebut.

2. Berdasarkan Bentuk

  • Proposal Formal 

Proposal formal merupakan proposal yang terdiri atas tiga bagian utama, yaitu bagian pendahuluan, isi, dan penutup. Bagian pendahuluan pada proposal ini terdiri atas sampul, halaman judul, kata pengantar, ikhtisar, daftar isi, serta lembar pengesahan. Bagian isi terdapat latar belakang masalah, batasan masalah, tujuan, ruang lingkup, landasan teori, metodologi, fasilitas, susunan panitia, manfaat, jenis kegiatan, waktu dan tempat, jadwal kegiatan, serta anggaran dana kegiatan. Sementara itu, bagian penutupnya terdiri atas daftar pustaka dan lampiran.

  • Proposal Non Formal 

Proposal ini tidak memiliki susunan selengkap proposal formal. Di dalamnya hanya terdapat masalah, saran, pemecahan, serta permohonan.

  • Proposal Semi Formal 

Proposal ini mirip dengan proposal non formal karena memang susunannya yang tidak selengkap proposal formal.

Struktur atau Unsur-Unsur Proposal



Berikut ini unsur-unsur yang terdapat dalam sebuah proposal:


  1. Nama Kegiatan atau Judul

    Pada bagian ini terdapat nama kegiatan yang akan dilaksanakan dan menjadi gambaran proposal secara umum.
  2. Latar Belakang

    Latar belakang berisi pokok-pokok ataupun alasan mengapa kegiatan tersebut perlu diadakan.
  3. Tujuan Kegiatan

    Bagian ini berisi tujuan kegiatan yang akan dilaksanakan. Tujuan djelaskan secara terperinci sehingga manfaatnya bisa terlihat oleh pembaca.
  4. Tema

    Tema merupakan dasar kegiatan yang terdapat dalam proposal.
  5. Sasaran atau Peserta

    Di dalam proposal tersebut harus dijelaskan siapa saja yang menjadi sasaran dalam kegiatan yang akan dilaksanakan.
  6. Tempat dan Waktu

    Dalam bagian ini dijelaskan secara detail mengenai waktu dan tempat diadakannya kegiatan tersebut.
  7. Kepanitiaan

    Pada bagian ini disebutkan secara lengkap mengenai susunan panitia yang mengadakan kegiatan tersebut.
  8. Rencana Anggaran

    Bagian ini berisi susunan anggaran yang akan digunakan untuk melaksanakan kegiatan dan penggunaannya dapat dipertanggungjawabkan.


Fungsi proposal terbilang begitu penting dalam pelaksanaan sebuah kegiatan. Dengan memahami berbagai hal penting yang terkait dengan proposal tersebut diharapkan kamu akan lebih mudah dalam menyusun maupun memahami sebuah proposal. Semoga ulasan ini bermanfaat bagi kamu.

0 Response to "Fungsi Proposal dan Struktur atau Unsur-Unsurnya yang Harus Kamu Ketahui "

Post a Comment