LKPP Meriahkan Festival Hari Anti Korupsi Sedunia


Bandung – Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah memeriahkan Festival Hari Anti Korupsi Sedunia dengan membuka layanan booth di Area Sasana Budaya Ganesa, ITB, Bandung selama dua hari, 10-11 Desember 2015.

Booth LKPP ramai dikunjungi berbagai lapisan masyarakat kota Bandung termasuk dari anak-anak sekolah. Kunjungan tersebut dimanfaatkan untuk mengedukasi anak-anak sekolah mengenai pentingnya pengadaan barang/jasa pemerintah untuk kesejahteraan bangsa.

Selain itu, banyak pengunjung yang bertanya mengenai permasalahan pengadaan, termasuk para mahasiswa yang ingin mengetahui lebih dalam mengenai dunia pengadaan barang/jasa pemerintah. Beberapa pengunjung lainnya turut mencoba simulasi ujian sertifikasi pengadaan barang/jasa pemerintah. Bagi pengunjung yang tertarik mempelajari kebijakan dan regulasi, LKPP pun menyediakan berbagai macam buku yang dapat dibawa pengunjung secara cuma-cuma.  Pengunjung juga disuguhi dengan beberapa permainan, di antaranya shoot arrow dan kuis pengadaan.

Hari Antikorupsi Sedunia yang diperingati pada tanggal 9 Desember dirayakan secara meriah di Indonesia. Tahun ini, Kota Bandung terpilih sebagai tuan rumah perayaan Festival Antikorupsi 2015. Acara puncak yang mengambil tema "Berbagi Peran Membangun Negeri, Berbagi Peran Memberantas Korupsi."

Bandung terpilih karena dianggap punya nilai lebih dalam keterlibatan publik, ketersediaan infrastruktur, dan perbaikan kinerja pencegahan korupsi. Kampanye antikorupsi kali ini juga dilakukan dengan berbagai cara termasuk pembentangan kain perca integritas berisi simbol telapak tangan dan berbagai pesan sebagai dukungan untuk memerangi korupsi.

Cap tangan kain perca ini telah dibawa berkeliling ke 41 kota di Indonesia selama setahun. Lebih dari 20 ribu kain perca dijahit menyambung dengan cap tangan warna-warni. Para warga dari berbagai kalangan dari tingkat SD sampai SMA, pendidik, seniman, aktivis, kepala daerah, penegak hukum hingga para menteri, termasuk pejabat LKPP juga membubuhkan cap tangan dan testimoninya di atas kain perca tersebut.

Sebelumnya di Sabuga Bandung, Menko Polhukam Luhut Panjaitan, Ketua DPD Irman Gusman, Plt Ketua KPK Taufiqurrahman Ruki, Gubernur  Jabar Ahmad Heryawan dan Walikota Bandung Ridwan Kamil lalu  membubuhkan cap tangan di atas kain perca.

Para tokoh ini menuliskan testimoni lalu mencelupkan kedua telapak tangannya dalam cat asturo lantas menempelkannya di atas kain  perca. Kedua telapak tangan dengan 10 jari ini merupakan simbol dari 10 langkah anti korupsi. Yakni Jujur, peduli, adil, mandiri, tangung jawab, keja keras, sederhana, berani, disiplin dan sabar.

0 Response to "LKPP Meriahkan Festival Hari Anti Korupsi Sedunia"

Posting Komentar