KAK Atraksi Komunitas Pariwisata dan Kebudayaan

Kerangka Acuan Kerja (KAK) Atraksi Komunitas Pariwisata dan Kebudayaan merupakan salah satu dokumen pendukung dalam pengalokasian anggaran untuk pelaksanaan kegiatan di salah satu SKPD Dinas Pariwisata. Dokumen KAK sendiri diajukan sebagai salah satu acuan perencana anggaran untuk menguji kelayakan pendanaan bagi kegiatan tersebut, apakah memang penting ataukah tidak event tersebut diselanggarakan.

Berikut ini Contoh Susunan Kerangka Acuan Kerja (KAK) Atraksi Komunitas Pariwisata dan Kebudayaan, semoga bermanfaat.



Latar Belakang

Jakarta sebagai ibukota negara memiliki berbagai keunikannya tersendiri. Disamping hiruk pikuknya suasana yang terimbas dari perannya sebagai pusat segala aktifitas, dan berbaurnya berbagai kalangan, Jakarta tetap memiliki budayanya yang tak pernah dan tak boleh hilang sampai kapanpun. Seni dan budaya tradisional yang tetap terjaga kini telah bersanding dengan budaya – budaya lain yang mau tidak mau masuk ke kota ini, baik budaya tradisional daerah lain maupun budaya – budaya modern yang mewabah dan digemari penduduknya.

Berbagai budaya tersebut telah tumbuh dan berkembang beriringan bersama sosok – sosok pelakunya yang terhimpun dalam beragam komunitas pariwisata, seni dan budaya yang telah banyak mewarnai perjalanan kota ini. Pada kenyataannya berbagai komunitas ini telah banyak memberikan kontribusi bagi kemajuan dan citra kota Jakarta (dalam hal ini disektor kepariwisataan dan kebudayaan). Mereka menjadi potensi yang tak bisa diabaikan. Lewat karya – karya dan potensi para komunitas ini telah mengangkat citra Jakarta sebagai kota pariwisata dan kebudayaan, disamping kota metropolitan semakin melekat. Sehingga pada akhirnya memancing minat para wisatawan domestic maupun mancanegara untuk singgah dan menikmati kekayaan budaya yang ada dan hidup di kota besar ini tidak saja pada tempat /objek wisatanya melainkan juga pada pelaku - pelaku seni yang terhimpun dalam komunitas – komunitas tersebut.

Atraksi Komunitas Pariwisata dan Kebudayaan adalah sebentuk upaya yang dilakukan oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta, Bidang Pemberdayaan Masyarakat untuk dapat mengapresiasi dan memberdayakan potensi – potensi para komunitas yang ada dan tumbuh di Jakarta untuk dapat menjadi bagian tak terpisahkan dalam upaya melestarikan serta membangun citra kota Jakarta sebagai kota Pariwisata dan Budaya. Melanjutkan dari kegiatan perdananya di tahun 2013, diharapkan pada kegiatan kali ini lebih dapat menampilkan berbagai komunitas potensial yang mampu menampilkan atraksi – atraksi spektakuler sehingga diharapkan dapat membawa nama Jakarta bergema sampai dikancah Internasional.

Maksud
  • Memberdayakan masyarakat yang tergabung (terhimpun) dalam berbagai komunitas pariwisata, seni dan budaya yang ada di Jakarta untuk dapat mengangkat citra Jakarta sebagai kota Pariwisata dan Kebudayaan.
  • Mengapresiasikan kebudayaan tradisional Betawi secara umum sehingga dapat diketahui oleh khalayak luas.
      Tujuan

  • Memberikan kontribusi bagi kemajuan kota Jakarta dari sisi Pariwisata dan Kebudayaan.
  • Memperkenalkan keanekaragaman budaya yang hidup dan tumbuh di Jakarta melalui atraksi – atraksi komunitas pariwisata, seni dan budaya.
  • Menjadi ajang bertemunya beragam komunitas di Jakarta untuk bersama berperan aktif dalam kemajuan pariwisata dan kebudayaan kota Jakarta.

Tempat Pelaksanaan

Lokasi kegiatan diharapkan berada dilokasi wisata Jakarta, area luar ruang (outdoor) yang representative yang berada di wilayah kota Jakarta yang mampu menampung 5.000 orang, terbagi dalam 2 (dua) area yaitu panggung acara hiburan dan arena atraksi komunitas.

Ruang Lingkup Kegiatan

Persiapan
  1. Melakukan rapat koordinasi dengan unit kerja terkait, tenaga ahli, dan yang erat kaitannya dengan kegiatan AKPK 2014.
  2. Merumuskan dan menyusun materi pelaksanaan.
  3. Melakukan kerjasama dengan lembaga pemerintah dan lembaga lain agar penyelenggaraan acara berlangsung dengan baik dan meriah.
  4. Menyusun Kerangka Acuan Kerja (KAK) dan Rincian Anggaran Biaya (RAB) untuk dokumen pelelangan.

Pelaksanaan

 Kemasan materi kegiatan meliputi :
  1. Menggelar konferensi pers pada saat pembukaan acara AKPK 2014 dengan mengundang narasumber pejabat Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta, budayawan dan perwakilan komunitas.
  2. Penyelenggaraan Lomba Atraksi Komunitas yang mewakili unsur pariwisata, seni dan budaya. Kegiatan ini bekerjasama dengan komunitas - komunitas yang sudah menjadi binaan maupun yang belum menjadi binaan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta. Setiap peserta komunitas akan diberikan ruang (booth) untuk memamerkan kegiatan komunitas serta menampilkan atraksi yang akan dikompetisikan.
  3. Bimbingan teknis/coaching clinic merupakan kegiatan penunjang pada acara ini, dimana pengunjung dapat mengenal dan belajar mengenai keahlian berbagai komunitas yang dipandu oleh perwakilan komunitas yang telah berpengalaman dan profesional di bidangnya masing - masing.
  4. Pertunjukan video mapping yang menampilkan unsur kreatifitas animasi dan grafis tentang Jakarta tempo dulu hingga Jakarta masa kini.
  5. Kegiatan ini menjadi puncak acara dan malam penganugerahan para pemenang Lomba Atraksi Komunitas. Rangkaian acara diselenggarakan pada sore hingga malam hari setelah Lomba Atraksi Komunitas selesai dilaksanakan dengan menampilkan grup band papan atas, artis - artis ibukota, dan menampilkan komunitas yang berprestasi dan berpotensi menunjukan bakatnya masing - masing.
  6. Mengadakan sebuah atraksi sinar laser yang ditempatkan pada ruang/bidang strategis di lokasi acara, dan untuk menambah kemeriahan suasana pada penghujung acara ditutup dengan pesta kembang api.

Hasil (Outcomes)
  • Mempromosikan dan memperkenalkan seni budaya Jakarta dan Nusantara melalui Atraksi Komunitas Pariwisata dan Kebudayaan 2014.
  • Memperkenalkan beragam komunitas pariwisata dan kebudayaan sebagai daya tarik wisata.
      Manfaat
  •  Meningkatkan kualitas komunitas pariwisata dan kebudayaan yang ada di Jakarta.
  • Meningkatkan peran masyarakat dalam menunjang pariwisata dan kebudayaan Jakarta.
  • Meningkatkan awareness Kota Jakarta di dunia Internasional. 


Demikian Kerangka Acuan Kerja ini dibuat sebagai acuan kerja perangkat pelaksana, dan hal-hal lain yang belum tercantum didalamnya akan diadakan perbaikan sesuai dengan kebutuhan.

1 Response to "KAK Atraksi Komunitas Pariwisata dan Kebudayaan"

  1. Saya tertarik dengan artikel yang ada di website anda yang berjudul " KAK ATRAKSI KOMUNITAS PARIWISATA dan KEBUDAYAAN ".
    Saya juga mempunyai jurnal yang sejenis yang bisa anda kunjungi di Pariwisata Indonesia . Mari bersama-sama kita memperluas ilmu kita. :)

    BalasHapus